• 03.jpg

travel agency template header

Hari iniHari ini34
KemarinKemarin843
Minggu iniMinggu ini877
Bulan iniBulan ini22761
TotalTotal3054782
IP Address : 3.215.182.81
DEBUG
Time:[0.032253980636597sec]

**Kami memiliki **20 tamu** dan **tidak ada anggota** online**

mini slideshow 5.jpg

Wafat Isa Almasih 10.4.2020 08:00 10 Hari

ASN Kubu Raya Bekerja dari Rumah

Selasa, 17 Maret 2020

Sungai Raya - Usai meliburkan kegiatan belajar di seluruh satuan pendidikan di semua jenjang, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya kembali bergerak cepat. Terhitung Selasa (17/3/2020), Pemerintah Kabupaten mengalihkan proses bekerja seluruh Aparatur Sipil Negara dan perangkat desa dari kantor ke rumah masing-masing. Hal itu berlangsung hingga 27 Maret mendatang.

Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengatakan, kebijakan tersebut dilakukan guna mencegah penyebaran Coronavirus Desease 19 atau Covid-19 alias virus corona. Ia menyebut hal itu sebagai usaha pemerintah daerah untuk mencegah penyebaran Covid-19 berdasarkan kajian yang komprehensif terhadap berbagai data dan informasi yang relevan.

“Sehingga dipandang perlu untuk mengalihkan proses bekerja dari kantor ke rumah masing-masing dalam dua pekan ke depan,” tuturnya di Sungai Raya, Senin (16/3/2020) sore.

Muda mengatakan, seluruh ASN dan perangkat desa dapat melakukan tugas kedinasan di kediaman masing-masing. Kemudian melaporkan hasil pekerjaannya kepada atasan.

“Kecuali para petugas Satuan Polisi Pamong Praja dan petugas pelayanan kesehatan di rumah sakit, puskesmas, pustu, dan poskesdes, yang tetap bertugas seperti biasa,” ujarnya.

Muda menyatakan ASN juga dilarang melakukan perjalanan dalam dan luar daerah. Seluruh ASN diminta tetap berada berada di rumah masing-masing. Sembari bersikap tanggap terhadap lingkungan, yakni ikut memantau warga sekitar yang baru tiba dari perjalanan dalam dan luar negeri.

“Jika ada warga di lingkungan sekitar yang sakit atau memiliki gejala Covid-19 agar segera melaporkan kepada petugas kesehatan di puskesmas atau rumah sakit terdekat,” pesannya.

Ia pun mewajibkan petugas polisi pamong praja, camat dan jajaran, serta kepala desa beserta perangkatnya untuk memantau situasi di lapangan, terutama pelajar yang berada di luar rumah.

“Berikan juga pengarahan kepada orang tua untuk tidak membawa atau mengizinkan anaknya berada di luar rumah,” ucapnya.

=========================

SUMBER

??PLG_DEBUG_TITLE??

??PLG_DEBUG_SESSION??

**Informasi Profil**

**Memori Digunakan**

??PLG_DEBUG_QUERIES??

**Galat memilah berkas bahasa**

**Berkas Bahasa Termuat**

**String tidak diterjemahkan**