• 03.jpg

travel agency template header

Hari iniHari ini49
KemarinKemarin843
Minggu iniMinggu ini892
Bulan iniBulan ini22776
TotalTotal3054797
IP Address : 3.215.182.81
DEBUG
Time:[0.017487049102783sec]

**Kami memiliki **34 tamu** dan **tidak ada anggota** online**

mini slideshow 3.jpg

Wafat Isa Almasih 10.4.2020 08:00 10 Hari

Percepat Pembangunan dengan Inovasi

Selasa, 10 Maret 2020

Sungai Raya - Program-program pembangunan dimanapun bersifat standar. Sehingga yang dibutuhkan adalah kecepatan dalam mengejar target pembangunan. Mewujudkan hal itu, inovasi menjadi salah satu kunci terpenting. Demikian ditegaskan Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan seusai mengikuti kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) Kabupaten Kubu Raya Tahun 2021 di The Q Hall Qubu Resort, Kubu Raya, Senin (9/3/2020).

Musrenbang RKPD dibuka Wakil Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan. Sebagai mekanisme perencanaan tahunan dalam mengakomodasi kepentingan masyarakat. Sekaligus wadah partisipasi untuk menghasilkan rencana program dan kegiatan yang lebih aspiratif, transparan, akuntabel, dan sinergis.

Bupati Muda menuturkan, semua sektor menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Namun ada beberapa fokus utama perhatian. Yakni peningkatan ekonomi daerah, penguatan sumber daya manusia berkualitas, infrastruktur mendasar, dan desa-desa yang mandiri. Menurutnya, semua itu punya arah yang sama yaitu mengangkat kesejahteraan masyarakat.

“Artinya ini semua satu arah dan yang terpenting inovasi percepatannya. Harus ada kreativitas. Jadi kalau kita membangun kan semuanya sudah rutin setiap tahun. Ya begitu, ada perencanaan terus. Tapi kalau tanpa inovasi, maka kecepatan mencapai dan mengejar nilai tambah dan target itu yang akan lambat,” tuturnya.

Karena itu, dirinya menyebut Pemerintah Kabupaten Kubu Raya memandang inovasi sebagai keniscayaan. Seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah pun dituntut untuk terus menghasilkan inovasi-inovasi percepatan di semua sektor. Di sektor perekonomian misalnya, pemerintah daerah telah membuat inovasi dalam pelayanan perizinan. Begitu juga di sektor pertanian dengan program beras lokal dan pasar sistemik. Hingga sektor hortikultura, perikanan, penguatan usaha mikro kecil menengah, dan pasar digital produk UMKM, semua dilaksanakan dengan sentuhan inovasi.

“Itu kan perekonomian daerah semua dan yang menyangkut langsung upaya mengurangi pengangguran. Intinya kan yang kita sasar bagaimana semua orang bisa bekerja dan tidak banyak yang menganggur,” jelasnya.

Terkait pengangguran, Muda mengatakan inovasi pengelolaan keuangan desa secara nontunai juga ikut andil dalam mengurangi pengangguran. Dengan pengelolaan dana desa yang benar, akan ada dampak positif yang besar bagi kesejahteraan masyarakat. Inovasi tersebut merupakan yang pertama di Indonesia di mana seluruh desa di Kubu Raya telah menerapkannya.

“Sistem kita perbaiki untuk mencegah ke depannya. Supaya dana desa benar-benar maksimal dan itu pada bisa berkontribusi besar pada pengurangan pengangguran dan tingkat kemiskinan di desa. Badan Usaha Milik Desa bisa bergerak dan muaranya adalah percepatan pertumbuhan dan pergerakan ekonomi serta kualitas hidup masyarakat,” paparnya.

Di bidang penguatan sumber daya manusia berkualitas, Muda mengungkapkan sejumlah inovasi yang dilakukan. Seperti di sektor kesehatan, di mana pemerintah daerah menggratiskan layanan kesehatan di seluruh fasilitas kesehatan di Kubu Raya. Bahkan mengadakan alat ultrasonografi portabel untuk seluruh puskesmas di Kubu Raya. Sehingga segala hal yang berkaitan dengan kehamilan termasuk kondisi bayi dalam kandungan dapat diketahui sejak awal. Juga di sektor pendidikan dengan pembagian seragam sekolah gratis.

“Masih di sektor pendidikan, gerakan membacakan yang kita galakkan saat ini mudah-mudahan akan meningkatkan kualitas anak-anak peserta didik. Gerakan ini akan membantu masalah keterbatasan guru. Dengan gerakan ini minat baca anak akan jauh lebih baik dan akhirnya kesadaran literasi bisa dipercepat. Kalau sumber daya manusia bagus, pertumbuhan ekonomi akan tertopang,” tambahnya.

Terkait upaya menekan angka pengangguran, Muda menyatakan pemerintah daerah fokus menyasar generasi muda. Di antara upaya yang dilakukan adalah membangun pariwisata di desa-desa. Di mana kaum muda dengan potensi kreatifnya dapat ambil bagian. Dengan terbangunnya pariwisata, akan timbul multiefek di antaranya ekonomi kreatif seperti produk-produk UMKM.

“Kita serius. UMKM dibuatkan gerai dan dihubungkan dengan semua produk. Kita buat oleh-oleh khas. Kita buat semua desa-desa bergelora wisata desanya. Anak-anak muda bisa berkreasi dalam usaha tersebut dan badan usaha milik desa juga bisa bergerak,” terangnya.

Wakil Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengungkapkan, musrenbang RKPD kabupaten/kota merupakan salah satu bagian yang tidak terpisahkan dari tahapan perencanaan pembangunan provinsi dan nasional. Di Kalimantan Barat, musrenbang RKPD kabupaten/kota akan berlangsung mulai 9-27 Maret 2020.

“Selanjutnya pada 1 dan 2 April kita melaksanakan pra-musrenbang dan musrenbang RKPD provinsi berlanjut terus sampai dengan penetapan RKPD Tahun 2021,” sebutnya.

=========================

SUMBER

??PLG_DEBUG_TITLE??

??PLG_DEBUG_SESSION??

**Informasi Profil**

**Memori Digunakan**

??PLG_DEBUG_QUERIES??

**Galat memilah berkas bahasa**

**Berkas Bahasa Termuat**

**String tidak diterjemahkan**