• 03.jpg

travel agency template header

Hari iniHari ini62
KemarinKemarin843
Minggu iniMinggu ini905
Bulan iniBulan ini22789
TotalTotal3054810
IP Address : 3.215.182.81
DEBUG
Time:[0.014364957809448sec]

**Kami memiliki **33 tamu** dan **tidak ada anggota** online**

mini slideshow 1.jpg

Wafat Isa Almasih 10.4.2020 08:00 10 Hari

Komisi V DPR Dorong Pelayanan Air Bersih di Kubu Raya

Jum’at, 6 Maret 2020

Sungai Raya - Komisi V DPR RI komit mendorong percepatan pelayanan air bersih di Kabupaten Kubu Raya. Saat meninjau Instalasi Pengolahan Air (IPA) Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kamis (5/3/2020), Ketua Komisi V Lasarus mengaku prihatin dengan kondisi pelayanan air bersih yang baru mencakup 22 persen. Padahal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional mengharuskan di 2019 pelayanan air bersih sudah seratus persen.

“Sekarang fakta di sini pelayanan air bersih baru 22 persen. Berarti masih ada 78 persen yang belum terlayani,” ujarnya.

Lasarus juga miris melihat sejumlah fasilitas yang berusia tua di salah satu IPA. Terkait hal itu, ia meminta pemerintah kabupaten untuk membebaskan lahan di samping IPA Arang Limbung Sungai Raya. Untuk memudahkan pembangunan perluasan IPA.

“Kita minta supaya tanah sebelah dibebaskan karena sudah penuh. Mau bangun juga susah. Bebaskan tanah sebelah minimal 50x100 meter. Kalau itu sudah dibebaskan, saya jamin segera dibangun,” tuturnya.

Lasarus menegaskan, jika di 2020 tanah dapat dibebaskan, maka pada 2021 pihaknya dapat menganggarkan. Tinggal mengatur porsi pembagian tugas antara pusat dan daerah.

“Bupati mengambil bagiannya dan DPR juga mengambil bagiannya. Supaya masyarakat di Kubu Raya khususnya dan Pontianak bisa terlayani air bersih,” ucapnya.

Bupati Muda Mahendrawan menyatakan pihaknya siap melaksanakan arahan dari Komisi V DPR RI. Khususnya terkait penyiapan lahan untuk pembangunan IPA. Dirinya optimistis kunjungan Komisi V bersama perwakilan Kementerian terkait akan produktif. Karena telah menyaksikan langsung kondisi yang ada di lapangan.

“Pembangunan itu untuk IPA baru dengan kapasitas 200 liter per detik. Kita diminta menyiapkan minimal 50x100 meter. Dan itu optimistis kita bisa. Mudah-mudahan hasil dari kunjungan kerja ini bisa maksimal karena kunjungan hari ini langsung melihat keadaan di lapangan,” tuturnya.

Muda mengatakan peningkatan pelayanan air bersih adalah keharusan. Mengingat Kabupaten Kubu Raya sebagai hinterland atau daerah penyangga kota Pontianak sebagai ibu kota provinsi. Yang perkembangannya penduduknya juga sangat cepat.

“Cakupan pelayanan yang 22 persen diusahakan bisa meningkat sampai di atas 40 persen. Karena kondisi kapasitas yang ada saat ini sudah over. Kalau dipaksakan akan rawan baik dari segi mesin dan kualitas air. Tapi kita optimis setelah dikunjungi Komisi dan Kementerian. Ada komitmen Kementerian Pekerjaan Umum dan Komisi V untuk mengawal alokasi pembangunan IPA,” ucapnya.

Direktur Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Raya Kabupaten Kubu Raya, Mula Putra, mengatakan wilayah pelayanan teknis Perumda Tirta Raya belum mencakup sembilan kecamatan yang ada di Kubu Raya. Perumda, menurut dia, baru punya tiga Instalasi Kota Kecamatan (IKK). Yakni IKK Sungai Ambawang, IKK Sungai Raya, dan IKK Kuala Dua. Total kapasitas ketiga IKK tersebut 210 liter per detik yang baru mampu mencakup 22 persen pelayanan. Padahal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional mengharuskan pelayanan seratus persen di 2019.

“Untuk cakupan pelayanan 80 persen dibutuhkan Instalasi Pengolahan Air 1.000 liter pe detik. Adapun kapasitas IPA saat ini baru 210 liter per detik,” sebutnya.

Mula mengungkapkan, kebutuhan mendesak saat ini sebanyak 300 liter per detik dengan perkiraan cakupan pelayanan 40,9 persen. yakni di Sungai Raya 200 liter per detik dan di Sungai Ambawang 100 liter per detik.

“Kalau untuk kinerja Alhamdulillah sudah meningkat. Kondisi air olahan berdasarkan hasil laboratorium sudah memenuhi standar dari Kementerian Kesehatan. Begitu juga kinerja perusahaan, setelah dilakukan self assessment yang pada tahun sebelumnya kinerjanya kurang sehat, kini sudah masuk kategori sehat. Tinggal menunggu pemeriksaan dari BPKP,” ungkapnya.

=========================

SUMBER

??PLG_DEBUG_TITLE??

??PLG_DEBUG_SESSION??

**Informasi Profil**

**Memori Digunakan**

??PLG_DEBUG_QUERIES??

**Galat memilah berkas bahasa**

**Berkas Bahasa Termuat**

**String tidak diterjemahkan**