Hari Raya Natal 25.12.2019 08:00 9 Hari

Bupati Kubu Raya Pantau Pelaksanaan Pilkades Serentak di Sejumlah Desa

Sabtu, 16 November 2019

Sungai Raya - Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat (Kalbar) tahun 2019 hari ini, Sabtu (16/11/2019) serentak dilakukan 60 Desa yang tersebar di 9 Kecamatan.

Untuk memastikan pelaksanaan Pilkades serentak tahun ini berjelan lancar, Bupati Kubu Raya H. Muda Mahendrawan, S.H bersama Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat, Desa (DSPMD) dr. Nursyam Ibrahim, M. Kes, Kepala Seksi (Kasi) Tata Pemerintahan Desa Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DSPMD) Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat (Kalbar) Budi Mulyono, S.P, M.Si, Inspektur Kubu Raya Gemuruh, Inspektur Pembantu 4 Zakariansyah dan Kasatpol PP Kubu Raya Drs. H. Adriansyah memantau ke sejumlah TPS di 4 Desa yang tersebar di Kecamatan Sungai Raya dan Kecamatan Sungai Kakap.

Di Kecamatan Sungai Raya Bupati Muda memantau TPS 08 Desa Teluk Kapuas dsn TPS 01 Desa Arang Limbung yang di dampingi Camat Sungai Raya Suhari dan Kapolsek Sungai Raya Kompol Ida Bagus Sinung.

Usai memantau 2 Desa di Kecamatan Sungai Raya, Bupati Kubu Raya bersama rombong melanjutkan pemantauan di TPS 05 Desa Kalimas, TPS 03, TPS 04, dan TPS 05 Desa Punggur Besar Kecamatan Sungai Kakap yang didampingi Kapolresta Pontianak AKBP Komarudin, S.Ik, M.M, Dandim 1207/BS Kolonel Armed Stefie Jantje Nuhujanan dan Camat Sungai Kakap Rusdety.

Setiap pantauannya, Bupati Muda meneyempatkan waktu berbincang dengan Panwas dan Panitia Pemilihan Kepala Desa (PPKD) dan Panwas terkait kendala selama pelaksanaan Pilkades serentak tahun 2019.

Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengatakan, berdasarkan pantauannya di sejumlah Desa sampai pukul 12.16 wiba semuanya masih Berjalan tertib, aman dan lancar. Dirinya mengharapkan terutama masalah DPT yang saat ini sudah ada solusi. Yang mana kalau tidak mendapatkan kartu undangan dan masuk dalam DPT serta termasuk warga sekitar dengan menunjukkan e-KTP dan yang lalu dia masuk Daftar Pemilih Sementara (DPS) maka dia diberikan kesempatan untuk mencoblos dari jam 12.00 sampai jam 13.00 siang.

"Hal-hal inilah yang paling penting, sehingga sesuatu yang krusial bisa diambil jalan keluarnya. Tujuan dari pantauan dan monitoring hari ini hanya untuk memastikan bahwa setiap proses pelaksanaan Pilkades serentak ini berjalan lancar dan jangan sampai ada kesulitan-kesulitan yang terkait pelaksanaannya. Untuk itu kita harapkan semua ini pelaksanaannya berkualitas dan partisipasi masyarakat cukup tinggi. Karena semakin tinggi partisipasi peserta, maka akan semakin baik dan bagus. Artinya ada kesecerdasan politik, kesadaran dan ada rasa memiliki terhadap Desa. Ini yang sebenarnya kita harapkan dari pelaksanaan Pilkades serentak", ungkap Bupati Kubu Raya H. Muda Mahendrawan, S.H saat memantau pelaksanaan Pilkades serentak disejumlah Desa yang tersebar di 2 Kecamatan, Sabtu (16/11/2019).

Di tempat yang sama, Kepala DSPMD Kabupaten Kubu Raya Nursyam Ibrahim mengatakan, untuk kelancaran pelaksanaan Pilkades serentak ini, pihaknya menurunkan seluruh staf dan honorer berjumlah 50 orang kemudian ditambah dari SKPD masing-masing sebanyak 20 orang dan ditambah SK khusus Dari Kepala SKPD berdasarkan surat edaran Bupati Kubu Raya terkait monitoring pelaksanaan Pilkades serentak. Jumlah keseluruhan sebanyak 92 orang.

"secara teknisnya untuk penempatan petugas itu 1 Desa 1 orang. Kita juga mendapatkan laporan kendala, tapi kami mengingatkan kepada warga sepanjang mereka terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap Pemilih Presiden (DPT Pilpres) dan memilih pada DPT Pilpres, seharusnya warga cukup membawa KTP sudah bisa mencoblos, karena mereka sudah menjadi pemilih", ungkap Kepala DSPMD Kabupaten Kubu Raya Nursyam Ibrahim.

Nursyam menuturkan, berdasarkan surat edaran Bupati itu sudah jelas, jangan menghalangi hak warga yang di DPT Pilpres ada dan masih berada di tempat tinggalnya sesuai dengan domisili KTP,  tapi bagi yang meninggal atau pindah yang tidak jauh keberadaannya dan hal ini lain lagi persoalannya.
"Jika terindikasi adanya kecurangan yang dilakukan Calon Kepala Desa, dirinya mempersilahkan peran aktif dan Panita Pengawas (Panwas) dan Panitia Pemilihan Kepala Desa (PPKD) melakukan keberatan selama 3 hari pasca Pilkades serentak dan setelah 3 PPKD dan Panwas sepakat untuk menaikkan permasalahan tersebut ke tingkat Camat kemudian ke Bupati melalui Pemerintahan Desa (Pemdes)", ucapnya.
 

Sementara itu Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kubu Raya Drs. H. Adriansyah  mengatakan, pihaknya telah menurunkan sebanyak 35 personilnya yang disebar di sejumlah Kecamatan untuk memantau dan mengamankan proses pelaksanaan Pilkades serentak tahun 2019.

"Sepanjang pantauan kami di lapangan hingga sampai pada perhitungan suara siang tadi, Alhamdulillah, pelaksanaan Pilkades serentak tahun 2019 ini berjalan aman, tertib dan lancar sesuai dengan arahan Bupati Kubu Raya", paparnya.



=========================

SUMBER