Hari Raya Natal 25.12.2019 08:00 9 Hari

Bawaslu RI : Masyarakat Harus Ikut Awasi Pemilu

Kamis, 14 November 2019

Sungai Raya - Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo mengapresiasi kegiatan saprahan yang digelar Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kubu Raya di Hotel Gardenia Kubu Raya, Rabu (13/11/2019).

Saprahan atau ritual makan bersama khas masyarakat Melayu digelar Bawaslu Kubu Raya dalam rangka sosialisasi pengawasan partisipatif pemilu dengan mengedepankan kearifan lokal. Sujiwo menilai kegiatan tersebut sebagai ide yang tepat. Turut hadir pada kegiatan saprahan Anggota Bawaslu RI Fritz Edward Siregar.

 “Ini suatu ide yang luar biasa. Satu sisi dengan cara seperti ini kita terus mengajak partisipasi masyarakat, bahwa pengawasan bukan hanya tanggung jawab Bawaslu, tapi bagaimana masyarakat juga punya partisipasi yang besar. Sehingga bersama-sama kita mengawasi proses pemilu dari berbagai tingkatan,” tuturnya.

“Dan di sisi lain, melalui sosialisasi dengan suasana kearifan lokal seperti ini, diharapkan pesan dapat sampai secara efektif,” ia melanjutkan.

Anggota Bawaslu RI Fritz Edward Siregar mengatakan, kegiatan saprahan menjadi forum komunikasi terkait tema pengawasan partisipatif. Dia menuturkan, proses demokrasi bukan sekadar proses datang dan memilih di hari pemilihan.

“Kalau memang esensi sebuah pemilihan (hanya) untuk mencari kepala daerah saja, mengapa tidak kita kembalikan kepada DPRD saja seperti zaman dulu,” ucapnya.

Fritz Edward meneruskan, esensi dari sebuah pemilihan adalah adanya keikutsertaan warga masyarakat dalam rangkaian tema pemilu. Aplikasinya dalam bentuk interaksi antarwarga dengan topik pilkada. Misalnya tentang siapa yang menjadi calon kepala daerah, keikutsertaan dalam kampanye, termasuk partisipasi dalam pengawasan proses pemilu.

“Mengawasi bukan sekadar fungsi dari Bawaslu saja. Tapi juga Bawaslu bersama dengan warga sebagai salah satu komponen daripada masyarakat di sebuah daerah,” sebutnya.

Fritz Edward menegaskan, dalam fungsi pengawasan pihaknya sangat berharap kerja sama para tokoh adat dan kelompok masyarakat. Karena di situlah, menurut dia, esensi dari sebuah proses pemilihan. Ia menyatakan proses pengawasan bersama masyarakat akan meningkatkan kualitas demokrasi.

“Kalau kita bisa berkumpul, ini adalah wujud tanggung jawab kita sebagai bagian dari masyarakat untuk bersama-sama menjaga proses pemilihan yang akan terjadi khususnya di Kalimantan Barat. Semoga fungsi pengawasan dapat kita tingkatkan sama-sama sebagai bagian dari proses peningkatan demokrasi di Indonesia,” tuturnya mengajak.

Senada dengan Fritz Erward Siregar, Ketua Bawaslu Kabupaten Kubu Raya Uray Juliansyah menyebut pentingnya keterlibatan masyarakat dalam hal pengawasan.

“Partisipasi masyarakat sangat kami harapkan,” pesannya.

=========================

SUMBER