Hari Raya Natal 25.12.2019 08:00 39 Hari

Bupati Kubu Raya Ajak Semua Pemuda di Kalbar Ramaikan Gerakan Tanam Padi Milenial di Desa Parit Keladi

Jum’at, 1 November 2019

Sungai Raya - Untuk memastikan pelaksaan berjalan baik dan lancar, Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan melakukan peninjauan untuk persiapan launching Gerakan Tanam Padi Milenial yang akan dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 3 November mendatang.

“Hari ini kita meninjau langsung persiapan untuk program wisata tanam padi milenial di Desa Parit Keladi, Kecamatan Sungai Kakap. Karena ini merupakan salah satu program yang akan kita unggulkan, jadi kita ingin semua persiapan bisa dilakukan dengan baik,” ungkap Bupati Kubu Raya H. Muda Mahendrawan, S.H saat meninjau persiapan Gerakan Tanam Padi Milenial di Desa Parit Keladi Kecamatan Sungai Kakap, Kamis (31/10/2019).

Bupati Muda mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu strategi Pemkab Kubu Raya untuk menjadikan isu pertanian dan ketahanan pangan menjadi bagian yang sangat penting bagi Kubu Raya dan Kalbar khususnya.

“Kenapa kegiatan ini memakai kata gerakan, karena pola kegiatan ini akan menjadi gerakan masive dan menjadi tren baru bagi Indonesia agar program ini menjadi penggerak bagi masyarakat dalam membangikitakn kembali peradaban pangan menjadi sangat penting dan berharga,” tuturnya.

Bupati menyatakan, pihaknya sengaja melibatkan kaum milenial dalam gerakan tanam padi ini karena mereka nantinya akan menjadi pionir dan penggerak masyarakat lainnya agar memiliki pandangan dan persepsi bahwa pertanian menjadi bagian penting yang dapat membahagiakan masyarakat banyak.

“Kita menggagas ini bukan buat gagah-gagahan atau pencitraan, namun ini agar bisa menjadi contoh bagi anak muda kita agar mau bergerak dan peduli terhadap bidang pertanian. Karena, kaum milenial yang ada saat ini belum tentu ada yang pernah menanam padi, makanya ini perlu kita bangun kepekaan dan kepedulian mereka agar bisa ikut bersama bergerak,” paparnya.

Pada kesempatan itu orang nomor satu di Kubu Raya ini menjelaskan, sampai sekarang masih banyak beras di Kalbar masuk dari luar, sementara beras kita belum dimanfaatkan dengan maksimal.

“Sehingga ini tentu menjadi PR bagi kita agar bisa bersama-sama menjaga pangan kita,” ungkapnya.

Bupati Muda menuturkan, kegiatan ini juga sebagai salah satu upaya Pemkab Kubu Raya dalam membangkitkan kembali program beras lokal Kubu Raya yang sempat mengalami kejayaan pada tahun 2010 hingga 2013.

“Program beras lokal ini pernah menjadi percontohan bagi Kabupaten lainnya di Indonesia. Setelah 5 tahun tenggelam dan berhenti beredar di pasaran dan supermarket di Kota Pontianak, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat (Kalbar) terus berusaha mengembalikan kejayaan program beras lokal dengan berbagai kegiatan,” tuturnya.

Bupati yang pernah menolak mobil dinas sedan Camry pada tahun 2009 saat masih menjabat sebegai Bupati pertama Kubu Raya ini mengajak semua anak-anak muda yang tersebar di Kabupaten Kubu Raya dan Kota Pontianak untuk meramaikan event Gerakan Wisata Tanam Padi Milenial di Desa Parit Keladi Kecamatan Sungai Kakap.

“Ayo, anak-anak muda yang ada di seluruh penjuru Kubu Raya, Kota Pontianak dan daerah lainnya, mari kita serbu sama-sama Gerakan Wisata Tanam Padi Milenial pada hari Minggu tanggal 3 November jam 08.00 pagi dan ajak semua pelajar, pemuda, mahasiswa/mahasiswi yang tersebar di semua kampus dan semua komunitas untuk terlibat langsung dan menjadi saksi sejarah gerakan ini,” imbuhnya.

Melalui Gerakan Wisata Tanam Padi Milineal ini, Bupati Muda menginginkan membangkitkan semangat para petani dan masyarakat untuk bersama-sama memajukan kemandirian pangan.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari cara kita untuk memperkuat pertanian yang ada di Kubu Raya. Sehingga dengan kegiatan Gerakan Wisata Tanam Padi Milineal ini kita mampu menciptakan sejarah bagi republik ini dan bukan hanya sebagai pengekor sejarah dalam mamjukan kemandirian pangan daerah. Dari Kubu Raya Untuk Indonesia,” tegasnya.

Keberhasilan program beras lokal Kubu Raya pada tahun 2010 sampai 2013 lalu, tidak terlepas dari sejumlah gagasan, terobosan, inovasi dan ide kreatif yang lahir dari Bupati Muda Mahendrawan saat masih menjabat sebagai Bupati Kubu Raya pertama priode 2009-2014 pasca Kubu Raya dimekarkan dari Kabupaten Pontianak (saat ini Kabupaten Mempawah) pada tanggal 17-Juli-2007.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Kubu Raya, Gandhi Satya Garaha mengatakan, untuk menyukseskan kegiatan tersebut sampai saat ini pihaknya terus mematangkan persiapan.

“Untuk persiapan gerakan tanam padi mienial ini untuk undangan sudah selesai diantar dan semuanya sudah disampaikan. Untuk tenda juga sudah selesai dipasang dan pada hari ini lahan sudah dipersiapkan dan besok kita akan memasang banner dan umbul-umbul,” tuturnya.

Gandhi menyampaikan, pada hari H nanti dipastikan semua persiapan sudah rampung dan kegiatan tersebut diharapkan tidak mendapatkan kendala sehingga bisa berlangsung sukses.



=========================

SUMBER