Hari Raya Natal 25.12.2019 08:00 39 Hari

Rosalina: Kelola Sampah dengan Cerdas Untuk Lingkungan Bersih

Senin, 28 Oktober 2019

Sungai Raya - Menciptakan lingkungan bersih dengan cara cerdas, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kubu Raya Rosalina Muda Mahendrawan mengajak ibu-ibu majelis taklim berperan aktif. Caranya dengan memulai gerakan membuang sampah dengan memilah.

Tak sekadar ajakan, ia menunjukkan langsung hal tersebut. Saat menghadiri safari keagamaan PKK di Dusun Gaya Baru Desa Teluk Bayur, Kecamatan Terentang, Sabtu (25/10/2019), Rosalina membawa sendiri tiga kantong berukuran besar. Kantong pertama untuk plastik kemasan air mineral, kantong kedua plastik mika pembungkus makanan, dan kantong ketiga makanan sisa.

“Kita sudah punya yang namanya bank sampah. Yaitu di Desa Parit Baru Kecamatan Sungai Raya. Jadi jangan dikira uang saja yang punya bank. Sampah juga punya,” ungkapnya menjelaskan.

Rosalina melanjutkan, di bank sampah masyarakat “nasabah” punya nomor rekening atau buku tabungan. Di hari-hari tertentu, sampah yang telah terkumpul akan disetorkan ke bank sampah. Untuk ditimbang dan ditulis nilai sampahnya.

“Jadi masukkan sampah keluarnya uang,” ujarnya.

Rosalina menyebut kebiasaan buang sampah kerap dianggap sepele. Terutama di rumah tangga. Di mana sampah ditumpuk menjadi satu. Padahal jika mengetahui ilmunya, sampah tersebut bisa diolah sehingga bermanfaat. Termasuk punya nilai ekonomis.

“Sekarang ini anak-anak sekolah pun sudah mampu membikin sampah kompos cair yang laku dijual. Ini karena pesatnya teknologi komunikasi. Sehingga informasi dengan mudah dapat diperoleh. Termasuk tentang nilai manfaat yang terkandung di dalam sampah,” ucapnya.

Karena itu, Rosalina mengajak masyarakat khususnya kaum ibu untuk mulai mengolah sampah dengan baik. Termasuk dengan tidak membuang sampah ke sungai. Karena selain akan kehilangan peluang manfaat dari sampah, juga akan berdampak kerusakan lingkungan.

“Sampah plastik jangan buang ke sungai. Memang enak saat membuang. Sebentar sampah pun hilang dari pandangan. Tapi suatu saat dia akan berkumpul di muara,” sebutnya.

Rosalina mengingatkan, sampah plastik yang dibuang ke sungai tidak akan hancur. Yang terjadi sampah tersebut akan terurai menjadi mikroplastik yang halus.

“Nah, mikroplastik itu dimakan oleh ikan-ikan yang nantinya juga kita makan. Jadi sama artinya kita juga makan plastik,” jelasnya.

=========================

SUMBER