Hari Raya Natal 25.12.2019 08:00 39 Hari

Pemkab Kubu Raya Tekankan Pentingnya Keluarga Terencana

Kamis, 10 Oktober 2019

Sungai Raya - Pemerintah kabupaten Kubu Raya mendukung sepenuhnya program Keluarga berencana dengan melakukan sosialisasi berkaitan dengan KB. Karena pentingnya keluarga yang terencana, maka semua pihak harus bergandengan tangan, terutamam jajaran TNI yang terus berada di garda terdepan dalam mendorong Keluarga Berencana yang tidak hanya lips service semata, tetapi harus dapat terealiasasi dan teraktualisasi di rumah tangga-rumah tangga.

Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo seusai memberikan pengarahan dalam Acara TNI manunggal KB Kes, Bhakti IBI KB Kes, PKK KB Kes dan Hari Kontrasepsi Sedunia di Rumah Halaman Rumah Sakit Dokter Muhammad Soetomo Kabupaten Kubu Raya, Rabu (9/10/2019) menekankan kepada masyarakat, terlebih bagi yang belum menikah harus merencanakan jauh sebelumnya.

“Pernikahan idealnya perempuan 21 dan laki-laki 25 tahun, setelah nikah targetnya punya anak berapa dan jangan banyak-banyak kalau memang kondisi ekonomi belum belum memungkinkan, setelah punya anak anaknya mau disekolahkan disekolahkan dimana, biayanya dari mana, semua segala sesuatu kalu direncanakan dengan baik dan matang pasti hasilnya juga semakin baik, ending akhirnya adalah ketahanan nasional,” jelasnya.

Wabub Kubu Raya ini menekankan hal itu karena keluarga-keluarga merupakan bagian dari negara, mulai dari RT, RW, Dusun, Desa hingga Kecamatan dan Kabupaten Kota merupakan akumulasi dari rumah tangga-rumah tangga.

“Saya yakin, ketika akumulasi dihitung rumah tangganya baik dan terencana semuanya dan sejahtera, niscaya negara akan kuat,” ujarnya.

Ketika ditanya tentang penanganan kependudukan di Kabupaten Kubu Raya sendiri, Sujiwo menyatakan bahwa penanganan tersebut merupakan tantangan, karena di Kabupaten Kubu raya ini angka pernikahan dini cukup tinggi, bahkan ada yang 11 tahun sudah mempunyai anak, termasuk masalah stunting sehingga Pemkab terus berupaya untuk menekan kedua permasalahan itu.

“Stunting ini juga berangkatnya karena rumah tangga yang tidak terencana,” imbuhnya.

Mengenai alokasi anggaran, Wabub menyatakan telah mengalokasikan sangat proporsional untuk tahun depan dan tentunya para petugas diharapan bergandengan tangan untuk melakukan penyuluhan-penyuluhan dan memberikan edukasi kepada masyarakat.

=========================

SUMBER