Maulid Nabi Muhammad SAW 9.11.2019 08:00 17 Hari

Ketua MUI Kubu Raya Ajak Warga Perbanyak Istighfar, Semoga Kabut Asap Cepat Berlalu

Rabu, 18 September 2019

Sungai Raya - Kabut asap yang masih menyelimuti wilayah Kalimantan Barat (Kalbar) hampir 2 bulan terakhir ini, berdampak pada meningkatnya jumlah penderita Inspeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA)  dan diliburkannya sekolah di sejumlah Kabupaten/Kota di Kalbar.

Kondisi ini juga membuat sejumlah Kabupaten/Kota bahkan Provinsi Kalbar mengajak warga melaksanakan Shalat Istisqo' (Shalat minta hujan).

Di Kabupaten Kubu Raya ribuan warga yang tersebar di Sejumlah Desa dan Kecamatan di Kabupaten itu melaksanakan Shalat istisqo' (Shalat Minta Hujan) yang digelar di Halaman Kantor Bupati Kubu Raya, Rabu (18/9/2019).

Himbauan melaksanakan Shalat Istisqo' bagi warga ini sudah mulai diumumkan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya sejak hari Senin (16/9/2019) melalui selebaran yang di posting di media sosial facebook.

Pelaksanaan Shalat Istisqo' ini dipimpin Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kubu Raya KH. Zamroni Hasan yang dilanjutkan dengan tausyiah keagamaan.

Dalam Tausyiahnya, Zamroni Mengajak kepada seluruh warga Kubu Raya untuk bersama-sama perbanyak Istighfar. Karena musibah kabut asap yang saat ini sedang melanda Provinsi Kalbar ini bisa cepat berlalu.

“Shalat Istisqo' yang kita lakukan hari ini merupakan sebagai upaya kita untuk meredam bencana kabut asap ini, sebagaimana sudah menjadi petunjuk Allah SWT, kalau Istighfar itu satu diantara solusi yang Allah tawarkan untuk terhindar dari segala bencana,” ungkap Ketua MUI Kabupaten Kubu Raya KH. Zamroni Hasan usai memimpin Shalat Istisqo' di halaman Kantor Bupati Kubu Raya.

Zamroni menjelaskan, ada alternatif kedua selain Istighfar agar kita terhindar dari segala musibah dan bencana, yaitu Qunut Majilah yang segala kita baca di setiap Shalat 5 waktu yang kita lakukan.

“Qunut Majilah ini kita baca, di raka'at terakhir setiap kita melaksanakan Shalat Fardhu dan ditambah dengan do'a minta hujan. Kita harus tahu, setiap musibah yang terjadi semuanya memiliki sebab dan akibatnya dan setiap musibah yang terjadi muka bumi ini diakibatkan oleh tangan-tangan manusia. Sebagaimana yang Allah jelaskan dalam Al-Qur'an surah Ar-Rum ayat 41 yang artinya ‘Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan kerena perbuatan tangan manusia. Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari akibat perbuatan mereka, agar mereka kembali ke jalan yang banar’, ” jelasnya.

=========================

SUMBER