Hari Kesaktian Pancasila 1.10.2019 08:00 10 Hari

Kades Parit Baru Rangkul RT dan RW sebagai Penggerak Program Bank Sampah

Selasa, 3 September 2019

Sungai Raya - Sebagai wujud keseriusan Kepala Desa dalam menciptakan solusi lingkungan, Pemerintah Desa Parit Baru Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat (Kalbar) merangkul 103 RT untuk berperan aktif dalam menanggulangi masalah persampahan.

Langkah ini diwujudkan dengan dilauchingnya Bank Sampah Maju Bersama Desa Parit Baru melalui kegiatan Kampanye Gerakan Hidup Sehat (Germas) yang berlangsung di Gedung Serba Guna Masjid Al-Muhajirin Pondok Indah Lestari, Senin (2/9/2019).

Kepala Desa Parit Baru Musa Abdul Hamid mengatakan, pihaknya sengaja mengundang semua RT dan RW yang ada dalam kegiatan ini, dengan tujuan agar semua RT dan RW di Desa Parit Baru ini mampu memberikan kontribusi dan bekerjasama dengan Pemerintah Desa dalam mensukseskan program Bank Sampah ini dan Desa Parit Baru saat ini tidak lagi mengampanyekan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat, melainkan sudah mempraktikkannya melalui posyandu dan dari puskesmas dalam satu pekan, delapan kali mengunjungi rumah warga yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Parit Baru. Dalam beberapa hari ini saja, lebih dari 60 warga yang kami kunjungi untuk memastikan warga Desa Parit Baru dalam kondisi sehat dan kita telah membuktikan berjalannya kampanye Germas di Desa Parit Baru, bahkan kami telah menganggarkannya melalui APBDes. Dalam hal ini, Desa Parit Baru merupakan Desa yang terbesar dalam menganggarkan bidang kesehatan, yakni sebesar Rp.263 juta.

“Saya lakukan ini, karena hanya ingin menciptakan Desa Parit Baru ini bisa terbebas dari sampah, namun menurut saya percuma kalau kita sudah memiliki Bank Sampah, kalau di Desa kita ini masih terdapat sampah yang berserakan di wilayah Desa Parit Baru ini,” ungkap Kepala Desa Parit Baru Musa Abdul Hamid saat melaunching Bank Sampah Maju Bahagia melalui kegiatan Kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di Gedung Serba Guna Masjid Al-Muhajirin Pondok Indah Lestari.

Musa menuturkan, kedepan pihaknya sudah menjadwalkan oprasional Bank Sampah ini di mulai hari Senin sampai hari Sabtu, karena menurut Musa, satu diantara Desa pengekspor Sampah terbesar yang ada di Kabupaten Kubu Raya adalah Desa Parit Baru ini. Yang mana saat ini pihaknya berusaha bagaimana mengurangi volume sampah yang ada  di Desa ini sebelum sampai di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), untuk itu Musa menambahkan, diperlukan kerjasama pihak, termasuk RT dan masyarakat.

“Sehebat dan sepintar apapun Kepala Desa tanpa adanya dukungan dan suport dari pihak RT, RW dan aparat Desanya, maka program yang akan dijalankan tidak akan mampu berjalan dengan baik dan sesuai dengan harapan warga,” paparnya.

Di tempat yang sama Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya H. Marijan, S.Pd, M.Kes mengatakan, pihaknya saat ini terus mengkampanyekan gerakan masyarakat membuang sampah gerakan masyarakat hidup sehat, yang mana untuk mensukseskan program ini, pihaknya juga mengapresiasi program Bank Sampah yang di luncurkan Pemerintah Desa Parit Baru ini.

“Saya sangat mendukung penuh apa yang telah dilakukan Pemerintah Desa Parit Baru dalam meluncurkan Bank Sampah Maju Bersama, karena dengan adanya program akan menyadarkan masyarakat akan hidup bersih dan sehat, selain itu program ini juga berdampak pada keindahan lingkungan yang ada di Desa Parit Baru,” ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya H. Marijan, S.Pd, M.Kes.

Sementara itu, Bupati Kubu Raya H. Muda Mahendrawan, S.H mengatakan, peluncuran Bank Sampah Maju Bahagia yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya bekerja sama dengan Pemerintah Desa Parit Baru ini hendaknya bisa membawa masyarakat berfikir mendarat, sehingga tidak diawang-awang atau ngambang, tapi harus tepat pada titik koordinat yang harus dituju dan di capai.

“Satu diantara banyak persoalan besar di daerah kita termasuk di Kalimantan Barat ini adalah persoalan derajat kesehatan masyarakat, karena persoalan ini merupakan yang paling terdepan yang harus kita selesaikan dengan cepat dan adil. Jika kita tidak mengejar menyelesaikan masalah ini, maka derajat kesehatan kita tidak akan mampu menciptakan manusi-manusia yang unggul. Makanya problem kesehatan ini merupakan hal-hal yang perlu digerakan bersama, makanya konsep kita adalah konsep gerakan,” paparnya.

Bupati Muda juga mengapresiasi langkah dan upaya Pemerintah Desa Parit Baru dalam meningkatkan derajat kesehatan di masyarakat terutama kesehatan ibu dan anak.

“Ini adalah hal yang sangat penting, bagaimana kita bisa menciptakan sumber daya manusia yang unggul jika persoalan kesehatan seperti stunting masih menghantui masyarakat kita di Kubu Raya,” tuturnya.

Muda berharap, ke depannya program-program desa mendukung arah program Pemerintah Kabupaten terutama di bidang kesehatan. Ia mengungkapkan, sejak tiga tahun terakhir, angka kematian ibu dan balita, gizi buruk, dan stunting mengalami peningkatan.

“Masalah ini tidak boleh terus terjadi dan harus kita turunkan semaksimal mungkin dengan langkah-langkah percepatan yang akan kita lakukan kedepannya,” tegasnya.

Dalam kegiatan ini juga diberikan honorarium kepada Kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang adi di Desa Parit Baru diantaranya, Posyandu Cempaka, Posyandu Nurul Huda, Posyandu Kasih Ibu, Posyandu Melati, Posyandu Sejahtera, Posyandu Hanura, Posyandu Duta Bandara, Posyandu Parder, Posyandu Darma Bhakti, Posyandu Permata dan Posyandu Damai Sejahtera, yang mana masing-masing petugas Posyandu ini mendapatkan honorarium sebesar Rp.450.000.00,-.

Selain pemberian Honorarium bagi Kader Posyandu, dalam mensukseskan program Bank Sampah ini, Pemerintah Desa Parit Baru juga mendapatkan bantuan berupa sarana dan prasarana oprsioanal Bank Sampah diantaranya, Tong sampah terpilah, spanduk, leafleat dan kendaraan roda 3 dari Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Kabupaten Kubu Raya, 1 unit armada pick up dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kubu Raya, Kompresor skala komunitas 2 unit dan skala rumah tangga 2 unit dari Poltekkes Pontianak Jurusan Kesling dan 2 buah timbangan gantung dari Dinas Kesehatan Provisi Kalimantan Barat.

Launching Bank Sampah ini juga dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Kubu Raya Yusran Anizam, S.Sos, M.Si, Ketua Tim Penggerak PKK, Rosalina Muda Mahaendrawan, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Dinas Sosial Kalbar, Dinas Lingkungan Hidup Kalbar, pihak Bank Kalbar dan jajaran dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya serta Perangkat Desa Pariit Baru.

=========================

SUMBER