Tahun Baru Islam 1 Muharram 1441 H 1.9.2019 08:00 12 Hari

Pemkab Kubu Raya Terbitkan SK HET LPG 3 Kg Seluruh Kecamatan

Jum’at, 9 Agustus 2019

Sungai Raya - Sebagai upaya memberikan kepastian harga kepada masyarakat, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat (Kalbar) menggelar rapat dan konferensi pers guna menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) Liquefied Petroleum Gas (LPG) bersubsidi 3 kilogram bersama unsur Pertamina, Camat, Pihak Pangkalan, agen pengecer, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lingkungan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dan sejumlah awak media yang berlangsung di ruang rapat Bupati, Kamis (8/8/2019).

Penetapan HET untuk Gas Elpiji Bersubsidi 3 Kg ini berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Kubu Raya Nomor 556/BKOMPP/2019 tentang Harga Eceran Tertinggi Liquefied Petroleum Gas (LPG) tabung 3 Kg pada tingkat pangkalan untuk radius di dalam dan di atas 60 Kilometer dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE)

Bupati Kubu Raya Kubu Raya H. Muda Mahendrawan, S.H mengatakan, mulai hari ini, Kamis (8/8/2019) HET untuk LPG 3 Kilogram di tingkat pangkalan bagi rumah tangga miskin dan Usaha Mikro ini untuk seluruh Desa (118) di Kabupaten Kubu Raya ini sudah ditentukan dan itu semua berdasarkan hasil pertemuan dan pembahasan selama kurang lebih 2 bulan terakhir ini bersama pihak Pertamina, Camat, Kepala Desa dan agen pangkalan. 

“Semua ini dilihat karena adanya biaya-biaya yang disesuaikan supaya langkah ini menjamin kepastian, agar pelaku-pelaku usaha dan masyarakat juga sama-sama merasa nyaman dan kita juga beusaha, karena ini sebagai alat untuk agar kita bisa memonitor dan kontrol  untuk melihat bagaimana perkembangan kebutuhan masyarakat pada waktu-waktu saat Hari Raya dan waktu yang dibutuhkan sangat tinggi,” ungkap Bupati Kubu Raya H. Muda Mahendrawan, S.H saat Konferensi Pers terkait SK HET LPG Bersubsidi 3 Kg yang berlangsung di ruang rapat Bupati, Kamis (8/8/2019).

Bupati Muda menegaskan, HET yang telah ditetapkan ini merupakan harga tertinggi di pangkalan, sehingga jika terjadi gejolak atau resah dari warga semua itu tergantung pada dari pihak pangkalannya. Tentunya ini juga harus menjadi perhatian serius dari pihak pangkalan LPG yang ada di 9 Kecamatan.

“Namanya juga harga tertinggi, tentunya pihak pangkalan bisa menjualnya lebih rendah, namun harus ada batas tertingginya. Misalnya harga LPG Rp.18.000.00.- kemudian HET nya kita tetapkan Rp.21.000.00.- kemudian ada warga yang protes, kondisi ini bisa saja pihak pangkalan menjualnya dengan harga Rp.19.500.00.- atau Rp.20.000.00.- Namun harga yang paling tertinggi yang kita tetapkan harganya Rp.21.000.00.- Pada kesimpulannya kalimat tertinggi pada HET ini haruslah dipahami oleh semua pelaku pangkalan dan warga masyarakat juga agar tidak salah faham dan salah pengertian, jadi bukan harganya yang harus Rp.21.000.00.- namun bisa juga harga dibawahnya bahkan bisa saja harganya tetap tidak dinaikkan pihak pangkalan. Karena semua itu haknya dari pihak pangkalan,” tegas Bupati Muda.

Bupati Muda menuturkan, LPG 3 Kilo ini merupakan kebutuhan yang cukup sangat strategis bagi masyarakat di Kubu Raya yang tersebar di 118 Desa dan tentulah dengan memiliki 4 Kecamatan di wilayah perairan, diantarnya Kecamatan Batu Ampar, Kecamatan Kubu, Kecamatan Terentang dan Kecamatan Teluk Pakedai memiliki tantangan tersendiri bagi Pemerintah Daerah.

“Apa yang pernah terjadi di Desa Padang Tikar Kecamatan Batu Ampar pada awal bulan Juni lalu merupakan titik berangkat kita untuk mengantisipasi segala hal kedepannya dan bagi kita Pemerintah Kabupaten Kubu Raya berusaha mengambil keseimbangan agar kerjasama antara para pelaku agen dan juga yang membuka pangkalan, kita bisa sama-sama melihat agar bisa menggutakan kelancaran suplai LPG bersubsidi 3 kilo ini,” tuturnya.

Bupati Muda memaparkan, Pemerintah Daerah juga telah melakukan pemetaan terkait kuota LGP bersubsidi ini. Untuk itu, semua ini merupakan bagian dari penetapan HET pertama, karena ini sangat penting sekali agar memiliki kepastian bagi pihak agen, pangkalan dan masyarakat dan memastikan hal-hal yang menyangkut suplai kepada masyarakat bisa berjalan dengan lancar.

“Jika dalam perjalanannya terdapat fenomena di lapangan, tentunya kita juga akan melakukan evaluasi kedepannya supaya informasi yang didapatkan masyarakat bisa tepat terkait suplai LPG bersubsidi ini. Saya kira semua ini membutuhkan peran dari semua pihak agar bisa sama-sama memonitor agar masyarakat tidak salah persepsi,” paparnya.

Dalam melakukan penetapan HET LPG bersubsidi 3 Kg ini Bupati Muda telah melakukan berbagai pertemuan dan pembahasan, baik bersama pihak agen, pangkalan dan pihak Pertamina. Bahkan pada tanggal 13 Juni 2019 Bupati Muda juga melakukan pertemuan dengan Kepala BPH Migas DR. Ir.H.M. Fansrullah Asa, M.T yang juga di hadiri pihak Pertamina yang berlangsung di kediamannya di Jalan Tanjungsari Nomor 169 Kecematan Pontianak Tenggara Kota Pontianak.

Di tempat yang sama Senior Supervisor Branch Marketing Support Ida Irma Suryani menuturkan, dengan telah ditetapkannya HET LPG bersubsidi 3 Kilogram oleh Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan untuk masing-masing Desa, akan menjadi kepastian usaha bagi pihak agen dan pangkalan agar mereka tidak mengalami kerugian dalam mensuplai di suatu tempat.

“Jadi masyarakat tetap mendapatkan LPG bersubsidi 3 Kilo ini dengan harga yang masih terjangkau tapi suplayer (agen) juga tidak dirugikan. Dengan dikeluarkannya SK HET ini, kita juga akan berusaha memastikan ketersediaan LPG bersubsidi ini,” katanya.

Sebelumnya Branch Manager Pertamina Kalbarteng Muhammad Ivan Suhada mengatakan, kuota LPG bersubsidi untuk wilayah Kabupaten Kubu Raya sekitar 14.800 Metrik Ton (MT) , tentunya jumlah ini dirasa cukup untuk mensuplai LPG untuk 118 Desa.

Berikut Penetapan HET bagi 118 Desa yang tersebar di 9 Kecamatan

1. Kecamatan Sungai Raya:

Desa Sungai Raya, Sungai Ambangah, Arang Limbung, Kuala Dua, Tebang Kacang, Sungai Asam, Kapur, Sungai Bulan, Limbung, Teluk Kapuas, Madu Sari, Mekar Sari, Mekar Baru, Sungai Raya Dalam, dan Desa Parit Baru sebesar Rp.16.500.00.-. Sedangkan untuk Desa Pulau Limbung, Gunung Tamang, Pulau Jambu, Kali Bandung, dan Desa Muara Baru sebesar Rp.22.000.00.

2. Kecamatan Batu Ampar:

Desa Padang Tikar Satu, Desa Padang Tikar Dua dan Desa Medan Mas sebesar Rp.21.000.00.-Untuk Desa Batu Ampar, Teluk Nibung, Tasik Malaya, Sungai Besar, Sungai Jawi, Nipah Panjang, Ambarawa, dan Desa Tanjung Harapan sebesar Rp.22.000.00.- Kemudian untuk Desa Sungai Karawang, Sumber Agung, Muara Tiga, sebesar Rp.23.000.00.- dan Desa Tanjung Beringin sebesar Rp.24.000.00.-.

3. Kecamatan Terentang:

Desa Terentang Hilir, Desa Permata, Sungai Dungun, Teluk Bayur, sebesar Rp.20.000.00.- Untuk Desa Terentang Hulu sebesar Rp.22.000.00.- Untuk Desa Batuah Rp.25.000.00.-, dan Desa Sungai Radak Satu dan Sungai Radak Dua Rp.21.000.00.-, kemudian untuk Desa Radak Baru Rp.21.500.00.-

4. Kecamatan Kubu:

Desa Kubu, Teluk Nangka, Jangkang Satu, Jangkang Dua, dan Desa Sungai Terus Rp.19.000.00., Desa Olak-olak Kubu, Air Putih dan Desa Sungai Bemban Rp.18.500.00.-, Desa Sungai Selamat, Desa Seruat Dua, Seruat Tiga, Sepakat Baru, Dabong, Desa Mengkalang dan Desa Mengkalang Jambu Rp.21.000.00.-, Desa Pinang Luar, Pinang Dalam,  Rp.17.500.00.-, Desa Ambawang, Kampung Baru, Rp.18.000.00.- Desa Pelita Jaya Rp.19.500.00.- .

5. Kecamatan Teluk Pakedai:

Desa Sungai Deras, Selat Remis, Desa Madura, Pasir Putih, Arus Deras, Sungai Nipah, Desa Teluk Pakedai Hulu, Desa Teluk Pakedai Satu, Desa Teluk Pakedai Dua Rp.20.000.00.-, Desa Kuala Karang Rp.22.000.00.-, Desa Seruat, Desa Teluk Gelam, Tanjung Bunga, Rp.21.000.00.- Desa Sungai Nibung Rp.23.000.00.-

6. Kecamatan Sungai Kakap:

Desa Sungai Kakap, Sungai Itik, Jeruju Besar, Sungai Rengas, Desa Pal IX, Sungai Belidak, Kalimas, Desa Punggur Kecil, Pungggur Besar dan Desa Punggur Kapuas sebesar Rp.16.500.00.-, Sedangkan Desa Tanjung Saleh Rp.19.000.00.- dan Desa Sepok Laut Rp.21.000.00.-.

7. Kecamatan Sungai Ambawang:

Desa Simpang Kanan, Mega Timur, Bengkarek, Lingga, Sungai Ambawang Kuala, Desa Jawa Tengah, Desa Durian, Pancaroba, Desa Korek, Desa Pasak, Desa Pasak Piang, Teluk Bakung dan Desa Sungai Malaya sebesar Rp.16.500.00.-, Desa Pungguk Rp.18.000.00.- dan Desa Pasak Piang Rp.18.500.00.-.

8. Kecamatan Kuala Mandor B

Desa Kuala Mandor A, Desa Kuala Mandor B, Desa Kubu Padi, Desa Retok, Sungai Enau sebesar Rp.17.500.00.-.

9. Kecamatan Rasau Jaya:

Desa Rasau Jaya Umum, Rasau Jaya Satu, Rasau Jaya Dua, Rasau Jaya Tiga, Bintang Mas, dan Desa Pematang Tujuh sebesar Rp.16.500.00.-.

Kegiatan ini juga di hadiri Ketua dan anggota Komisi II DPRD kabupaten Kubu Raya, Teguh Wibowo dan H. Sahdan, Kepala Dinas Koprasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian Nora Sari Arini dan Asisten II Bidang Ekonomi Setda Kubu Raya Lugito.

=========================

SUMBER