Lomba TTG 2019

Idul Adha 1440 H 11.8.2019 08:00 19 Hari

Lomba Tari dan Lomba Joget Semarakkan HUT Kubu Raya

Selasa, 9 Juli 2019

Sungai Raya - Panitia Peringatan Hari Ulang Tahun ke-12 Kabupaten Kubu Raya menggelar lomba Tari Harmoni Kubu Raya dan Joget Pesona Kubu Raya di panggung utama halaman Kantor Bupati Kubu Raya, Senin (8/7/2019).

Lomba ini disambut antusias masyarat khususnya para pegawai Satuan Kerja Perangkat Daerah yang menjadi peserta lomba. Tampil dengan rupa-rupa kostum dan gaya, para peserta lomba tampak menikmati suasana kemeriahan lomba. Di antaranya dengan berswafoto beramai-ramai dan lantas mengunggahnya di media sosial. Lomba tari dan joget dilaksanakan dalam rangkaian peringatan HUT Kubu Raya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kubu Yusran Anizam mewakili Bupati Kubu Raya menyebut lomba Tari Harmoni dan Joget Pesona Kubu Raya ini punya arti penting dalam upaya membangun ikon Kubu Raya, khususnya ikon seni dan budaya Kubu Raya.

“Saya berharap tari dan joget ini bisa dikenal lebih luas oleh masyarakat Kubu Raya dan masyarakat luar Kubu Raya,” kata Yusran.

Yusran mengatakan, upaya pengembangan industri pariwisata memerlukan dukungan dari sejumlah program lintas sektoral. Di mana pelaksanaannya harus dikoordinasikan dengan ketat dan sistematis. Menurutnya, suatu daerah dapat dikembangkan menjadi tujuan wisata bila daerah tersebut memiliki objek wisata alam, wisata buatan, wisata kuliner, wisata budaya, dan lainnya.

“Kabupaten Kubu Raya adalah kabupaten yang masyarakatnya terdiri dari berbagai suku yang ada di Indonesia. Ada enam etnis besar di Kubu Raya yang memiliki keberagaman seni dan budaya, yang perlu kita lestarikan agar tidak punah atau tergerus oleh kebudayaan asing,” terangnya.

Setiap etnis di Kubu Raya, kata Yusran, memiliki budaya yang berbeda, baik kesenian, adat istiadat, maupun situs peninggalan bersejarah yang bernilai penting. Sehingga bisa menjadi daya tarik wisata khususnya wisata budaya.

“Melalui lomba Tari Harmoni dan Joget Pesona Kubu Raya, diharapkan dapat terus meningkatkan rasa cinta terhadap seni dan budaya sendiri dalam rangka mempertahankan dan melestarikan seni budaya daerah,” tuturnya.

Selain itu, Yusran berharap masyarakat mencintai produk lokal sebagai warisan budaya yang wajib dilestarikan.

“Setidaknya mulailah menggunakan produk lokal dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.

Ia juga berharap masyarakat meningkatkan kreativitas dan inovasi bagi perkembangan pariwisata dan kebudayaan untuk mengangkat perekonomian masyarakat.

“Ke depan, jadikan diri kita sebagi pelaku seni budaya yang arif dengan mengedepankan budaya asli daerah, kearifan lokal, dan berwawasan lingkungan,” pungkasnya.

Ketua Panitia Lomba Tari Harmoni Kubu Raya dan Joget Pesona Kubu Raya, Cicilia Tri Agustina, menuturkan kegiatan lomba Tari Harmoni Kubu Raya dan Joget Pesona Kubu Raya merupakan salah satu upaya membuat ciri khas Kabupaten Kubu Raya di sektor seni budaya. Sehingga bisa menjadi salah satu ikon Kabupaten Kubu Raya.

“Maksud dan tujuan diselenggarakan kegiatan ini untuk mengembangkan seni budaya Kabupaten Kubu Raya termasuk sektor ekonomi kreatif dan menciptakan ciri khas Kabupaten Kubu Raya,” ujar Cicilia saat menyampaikan laporan.

Cicilia memaparkan, peserta lomba Tari Harmoni Kubu Raya dan Joget Pesona Kubu Raya seluruhnya berjumlah sekitar 90 tim, yang terdiri dari peserta lomba Tari Harmoni Kubu Raya sebanyak 35 tim dan peserta lomba Joget Pesona Kubu Raya 55 tim.

“Peserta ini berasal dari OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, BUMN, BUMD, organisasi masyarakat, pelajar, dan umum,” terangnya.

=========================

SUMBER