Hari Buruh Internasional 1.5.2019 08:00 6 Hari
April 2019
S M T W T F S
31 1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 1 2 3 4

Pemkab Kubu Raya Kembali Laksanakan BOSDA

Selasa, 9 April 2019

Sungai Raya - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya kembali melaksanakan program Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) setelah lima tahun program itu tidak diterapkan di Kubu Raya.

“BOSDA ini kembali kita laksanakan setelah lima tahun tidak diterapkan di Kubu Raya. Namun di bawah kepemimpinan saya dan Wakil Bupati Sujiwo, kami kembali mencanangkan program ini,” tegas Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan saat membuka kegiatan Sosialisasi Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Pusat dan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kubu Raya di Qubu Resort Kubu Raya, Selasa (9/4/2019).

Muda mengatakan pada periode pertamanya menjadi Bupati Kubu Raya pada tahun 2010 silam, program BOSDA untuk pertama kali diluncurkan. Saat itu APBD Kubu Raya baru sekitar Rp 600 miliar. Ia menjelaskan program BOSDA dilaksanakan dengan tujuan meringankan beban biaya sekolah masyarakat.

Muda mengatakan meski saat ini pemerintah telah menggratiskan sekolah untuk tingkat SD hingga SMP, bahkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menggratiskan biaya untuk tingkat SMA, namun masih ada hal-hal yang menjadi beban masyarakat seperti pengadaan pakaian seragam untuk siswa, pembelian alat tulis, dan sebagainya yang tidak ditanggung pemerintah.

“Bayangkan saja, jika dalam satu keluarga ada tiga orang anak yang masih sekolah dan saat tahun ajaran baru tiga anak ini harus memiliki seragam, jelas ini akan menjadi beban. Makanya pola BOSDA kali ini akan kita laksanakan dengan pola baru yang lebih terstruktur sehingga bisa memberikan keringanan bagi masyarakat kita,” terangnya.

Muda menambahkan BOSDA juga bisa digunakan untuk meningkatkan kreatifitas siswa seperti pengadaan alat drum band, sarana olahraga, dan lain sebagainya sehingga siswa memiliki waktu yang lebih berkualitas di sekolah dan bisa menumbuhkan kreatifitas individu.

“Ini tentu menjadi tujuan utama kita untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Kubu Raya, demikian pula dengan sumber daya manusia yang ada di dalamnya,” ujarnya. Dengan adanya sosialisasi, lanjut Muda, pihak sekolah diminta untuk bisa memanfaatkan dana BOS dan BOSDA yang ada dengan baik yakni meningkatkan kualitas sekolah serta kreatifitas siswa.

Ketua panitia sosialisasi, Anwar, mengatakan kegiatan diikuti 522 peserta yang terdiri dari 325 kepala sekolah tingkat SD Negeri, 50 kepala sekolah SD Swasta, 86 kepala sekolah SMP Negeri, dan 61 kepala sekolah SMP Swasta se-Kabupaten Kubu Raya. Adapun materi-materi yang disampaikan berkaitan dengan pelaporan dan proses pelaksanaan terutama mengenai BOS Daerah.

“Materi-materi disampaikan narasumber dari Bank Kalbar, Inspektorat, Kabag Anggaran, Kabag Akuntansi dan Pelaporan, Kabag Aset, dan Operator Dapodik,” sebutnya.

=========================

SUMBER