Lomba TTG 2019

Idul Adha 1440 H 11.8.2019 08:00 19 Hari

10 Desa Terpasang Lampu PJU-TS

Selasa, 9 April 2019

Sungai Raya - Sebanyak 90 Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS) terpasang di 10 desa di Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya. Pemasangan dilakukan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI melalui Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi.

Peresmian infrastruktur yang diusulkan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dengan inisiasi Komisi VII DPR RI itu ditandai penyerahan miniatur PJU-TS dari Direktur Minerba ESDM Muhammad Wafid kepada Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Senin (8/4/2019). Direktur Minerba ESDM Muhammad Wafid menerangkan di tahun 2018, Kementerian ESDM telah selesai membangun sebanyak 490 unit PJU-TS di Kalimantan Barat. Dari jumlah tersebut, 90 unit di antaranya berada di Kabupaten Kubu Raya.

“Pemasangan 90 unit PJU-TS di Kubu Raya dan 128 di Ketapang merupakan usulan pemerintah masing-masing kabupaten yang diinisiasi oleh Anggota Komisi VII DPR RI,” ujarnya.

Wafid mengungkapkan, pada tahun 2018 program pemasangan PJU-TS oleh Kementerian ESDM dilakukan di 25 provinsi di Indonesia dengan jumlah unit terpasang sebanyak 21.839. Selanjutnya di tahun 2019 Kementerian kembali menganggarkan 20.980 unit PJU-TS untuk dipasang di seluruh Indonesia.

“Program PJU-TS ini merupakan salah satu instrumen untuk memastikan bahwa seluruh masyarakat mendapatkan akses energi modern sebagai upaya mewujudkan energi berkeadilan,” ujarnya.

Wafid menyatakan Kementerian ESDM bersama pemerintah daerah berkomitmen mewujudkan berbagai program kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Salah satunya pembangunan PJU-TS. Pemasangan PJU-TS, menurut dia, merupakan program dari Kementerian ESDM sebagai solusi untuk digunakan di jalan-jalan pada daerah yang belum terjangkau listrik PLN. Juga pada daerah-daerah yang telah teraliri listrik PLN namun ingin mengurangi konsumsi listrik di daerahnya.

“Hari ini dilakukan peresmian dan penyerahann PJU-TS secara simbolis kepada Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dan Pemerintah Kabupaten Ketapang untuk segera dimanfaatkan oleh masyarakat khususnya di Kubu Raya dan Ketapang,” kata Wafid.

Wafid menuturkan pembangunan PJU-TS diharapkan dapat meningkatkan keamanan, keselamatan, dan kemudahan masyarakat dalam beraktivitas di malam hari. Sehingga dapat meningkatkan taraf hidup baik secara sosial maupun ekonomi.

“Kami sampaikan apresiasi atas segala dukungannya mulai dari pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan seluruh elemen masyarakat sehingga pemasangan ini dapat terlaksana. Semoga PJU-TS ini dapat memberikan manfaat dan membantu masyarakat di Kalbar khususnya di Kubu Raya dan Ketapang,” ucapnya.

Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan menyambut gembira selesainya program pemasangan PJU-TS di Kabupaten Kubu Raya. Ia menyebut penerangan jalan umum memang menjadi kebutuhan yang sangat diharapkan masyarakat khususnya di daerah pesisir. Karena itu, dirinya berterima kasih atas inisiasi Komisi VII DPR RI dan Kementerian ESDM.

“Mudah-mudahan dengan pemerintah kabupaten ini dapat terbangun suatu relasi sinergis dan insya Allah Pemkab Kubu Raya siap untuk mengawal dan melakukan pemetaan yang tepat sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ucapnya. Muda menyebut salah satu visi Pemerintah Kabupaten Kubu Raya adalah mewujudkan Kubu Raya yang bahagia. “Kalau banyak yang gelap-gelap itu memang tidak bahagia,” lanjutnya berseloroh.

Atas nama masyarakat, Bupati Muda berterima kasih kepada Komisi VII DPR RI dan Kementerian ESDM meskipun bantuan baru mencakup wilayah Kecamatan Kubu. Bagaimanapun, menurutnya, hal tersebut sangat membantu dalam percepatan pembangunan daerah. Muda menegaskan akan melibatkan masyarakat untuk ikut memelihara dan menjaga keberadaan PJU-TS.

“Bila perlu di tiap desa akan dibentuk semacam relawan atau penggerak untuk merawat dan menjaga ini. Minimal dari remaja-remaja masjid. Memang harus dengan partisipasi masyarakat agar ada rasa memiliki terhadap pembangunan yang dilakukan. Supaya kita diberi kepercayaan lagi dari pemerintah pusat untuk masuk di kecamatan-kecamatan yang lain,” sebutnya.

Lebih jauh Muda mengungkapkan pihaknya tengah mengupayakan usulan kepada pemerintah provinsi mengenai alih status 14 ruas jalan kabupaten menjadi jalan provinsi. Berkaitan dengan pengadaan penerangan jalan umum, ia menyebut alih status jalan akan sangat membantu dalam pengadaan penerangan tersebut.

“Mudah-mudahan dengan pergeseran status ini nantinya jalur-jalur jalan provinsi itu akan lebih cepat mendapat penerangan jalan umum. Sehingga akan ada penghematan daerah atas pembiayaan penerangan jalan umum ini,” jelasnya.

Anggota Komisi VII DPR RI Maman Abdurrahman mengungkapkan besarnya antusiasme masyarakat terkait pemasangan penerangan jalan umum tenaga surya. Masyarakat di daerah pemasangan, ujarnya, sangat bersyukur karena ada perubahan signifikan di desanya menyangkut penerangan jalan umum. Meski begitu, ia menyayangkan seringnya terjadi kasus kehilangan baterai lampu penerangan akibat pencurian.

“Jadi memang sekarang inilah titik fokus kita. Tidak bisa dibebankan semuanya kepada pemerintah daerah karena ini kan daerahnya jauh-jauh,” terangnya.

Maman menyebut perlunya kerja sama antara wakil rakyat dapil setempat, masyarakat, dan kepala desa dalam menjaga aset berupa PJU-TS. Menurut dia, PJU-TS kini bukan lagi milik pemerintah melainkan telah menjadi milik masyarakat.

“Jadi kita berharap mudah-mudahan tiang-tiang listrik yang sudah dipasang itu bisa bertahan lama. Itu yang memang menjadi titik evaluasi kami terkait program ini,” tegasnya.

=========================

SUMBER