Hari Buruh Internasional 1.5.2019 08:00 6 Hari
April 2019
S M T W T F S
31 1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 1 2 3 4

KPU Kubu Raya Sosialisasi Pemilu 2019

Senin, 8 April 2019

Sungai Raya - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kubu Raya menggelar sosialisasi Pemilu 2019 berupa KPU Run dan KPU Kuliner di lapangan samping kantor KPU Kubu Raya, Minggu (7/4/2019).

Kegiatan yang mengusung tema Pemilih Berdaulat Negara Kuat ini dibuka Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo. Ketua KPU Kubu Raya Karyadi mengatakan KPU Run dilaksanakan secara serentak oleh KPU se-Indonesia sebagai bagian dari kegiatan divisi sosialisasi. Kegiatan tersebut bertujuan mengingatkan masyarakat bahwa pada tanggal 17 April 2019 dilaksanakan Pemilu 2019.

“Warga jangan sampai lupa, 17 April itu hari pencoblosan. Pemilu tersisa 10 hari lagi. Kami penyelenggara sudah siap, masyarakat juga harus membantu dengan mendatangi TPS untuk mencoblos,” kata Karyadi menjelaskan.

Ia menambahkan, kegiatan yang digelar juga bertujuan untuk berbagi kepada masyarakat, mengingat pada kegiatan ini panitia KPU Run dan KPU Kuliner menyiapkan hadiah yang dapat ditukarkan dengan kupon yang telah didapat oleh peserta. Karyadi melanjutkan, untuk meningkatkan partisipasi pemilih, pihaknya telah membentuk Relawan Demokrasi (Relasi) yang mempunyai tugas menyampaikan berbagai informasi tentang pemilu kepada masyarakat. KPU RI, ujarnya, telah menargetkan partisipasi pemilih secara nasional sebesar 77,5 persen. “Mudah-mudahan target ini bisa tercapai,” harapnya.

Sementara itu Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo menyambut baik kegiatan KPU Run dan KPU Kuliner yang digelar KPU Kubu Raya. Menurutnya kegiatan itu penting guna mengingatkan masyarakat akan pergelaran pemilu serentak pada 17 April mendatang.

“10 hari lagi kita punya gawai besar, kita minta masyarakat mengunakan hak pilihnya dengan sebaik-baiknya, suara masyarakat nanti itulah yang akan menentukan masa depan bangsa,” ujarnya.

Sujio mengimbau masyarakat tidak mudah percaya dengan informasi-informasi yang belum jelas kebenarannya. Masyarakat, tegasnya, harus tetap mengutamakan persatuan dan kesatuan. Bukan saling menghina baik kepada Capres Jokowi maupun Prabowo.

“Dua orang itu adalah putra terbaik bangsa. Jika tidak suka dengan Prabowo pilih Jokowi. Dan Kalau tidak suka dangan Jokowi pilih Prabowo, itu saja. Jangan sampai gara-gara beda pilihan kita terpecah belah,” katanya.

=========================

SUMBER