Hari Raya Nyepi 1941 Saka 7.3.2019 08:00 17 Hari
February 2019
S M T W T F S
27 28 29 30 31 1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 1 2

Bawaslu Kubu Raya Pantau Logistik Pemilu

Senin, 11 Februari 2019

Sungai Raya - Pengawasan terhadap gudang logistik milik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kubu Raya terus dilakukan Bawaslu Kubu Raya. Didampingi Komisioner Bawaslu Kalbar, Komisioner Bawaslu Kubu Raya Divisi SDM Bagian Pengawasan Logistik, Gustiar melakukan pengecekan terhadap logistik, khususnya kotak suara yang saat ini sedang dalam tahap proses pelipatan.

“Hari ini kami melakukan pengawasan perakitan kotak suara yang telah dilakukan KPU Kubu Raya,” kata Komisioner Bawaslu, Divisi SDM Bagian Pengawasan Logistik, Gustiar kepada Pontianak Post, usai meninjau gudang logistik KPU Kubu Raya, Jalan Adi Sucipto kilometer 11 Komplek Pergudangan Panen Raya, Jumat (8/2/2019).

Pengawasan yang dilakukan saat perakitan kotak suara dilakukan tersebut, kata Gustiar untuk memastikan bahwa kotak suara yang datang sebelumnya dirakit dengan baik oleh tim perakit di gudang KPU Kubu Raya. “Sebagai fungsi pengawasan, Bawaslu ingin memastikan bahwa proses perakitan sesuai dengan standar dan kriteria perakitan kotak suara pemilu,” jelasnya.

Selain itu Gustiar mengatakan, pihaknya ingin memastikan semua kotak suara yang dirakit disusun secara rapi per kecamatan. “Kami juga ingin memastikan semua kotak suara yang dirakit tidak cacat bahkan rusak, misal terkena gigitan tikus, rayap atau terkena rembesan air yang bisa saja masuk ke gudang KPU,” jelasnya seraya mengatakan pihaknya akan melakukan pengawasan melekat terhadap proses perakitan kotak suara.

Diperkirakan perakitan kotak suara dilakukan sejak 7 Februari hingga pertengahan Februari 2019. Menurutnya sejauh ini jumlah kotak suara sudah sesuai kebutuhan. Gustiar menjelaskan, jumlah TPS Kubu Raya sekitar 1.863 TPS, jadi dikalikan 5 kotak suara untuk setiap TPS itulah jumlah kotak suara yang dibutuhkan, yakni sekitar 9.315 kotak suara. “Saya lihat hingga tadi pagi, tim pelipat kotak suara ini, sudah melipat sebanyak 500 an kotak suara dan disusun secara rapi oleh pihak KPU,” jelasnya.

Di kesempatan yang sama, Gustiar mengimbau penyusunan kotak suara idealnya minimal lima tingkat. “Jadi memastikan itu saja dan saat proses pendistribusian kami juga ingin memastikan semua kotak suaranya tidak rusak dan tidak ada rembesan air untuk menampung hingga baik kondisinya sampai ke tingkat TPS,” jelasnya.

Gustiar pun mengimbau pihak KPU, semua kotak suara bisa diberlakukan selayaknya kotak, artinya tidak dilempar, diinjak atau diletakkan di tempat yang tidak aman dari rembesan air atau banjir. “Kami juga harap di gudang KPU juga menyediakan tabung kebakaran mini,” ujarnya.

Tabung kebakaran mini ini, lanjutnya disediakan untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu terjadi potensi kebakaran. Maklum saja, kata Gustiar semua kotak suara pada Pemilu tahun 2019 berbahan kardus sehingga dikhawatirkan jika sewaktu-waktu ada sisa puntung rokok yang masih hidup atau percikan api lainnya.

“Kami juga berharap semua petugas yang ditempatkan di gudang logistik sangat mengerti tentang SOP dan perakitan packing, hingga penempatan logistik Pemilu di gudang KPU,” ujarnya.

Informasi yang didapatkan, setelah semua kotak suara dirakit, maka akan dikelompokkan kotak suara sesuai dengan kebutuhan setiap kecamatan dan kemudian semua logistik TPS akan dimasukan dalam kotak suara yang telah dirakit.

Sementara itu, Ketua KPU Kubu Raya, Musa menilai gudang logistik milik KPU sejauh ini sudah representatif. “Untuk meningkatkan pengamanan juga sudah dilakukan penyemprotan agar logistik tetap aman dari benda-benda yang bisa merusak termasuk dari tikus, rayap dan sejenisnya,” jelasnya.

Mengenai pengamanan di gudang logistik, kata Musa lanjutnya KPU Kubu Raya kata Musa, sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian, yang telah ditentukan dalam SK dan akan bertugas menjaga gudang logistik KPU Kubu Raya setiap harinya.

KPU Kubu Raya juga telah membagi zona pendistribusian logistik, misalnya khusus untuk daerah rawan itu kawasan Kubu, Batu Ampar, Terentang dan Teluk Pakedai atau di wilayah perairan yang melewati sungai dan laut. “Untuk kawasan perairan Ini tentu teman-teman sudah memprogramkan seperti apa teknisnya agar logistik yang dikirim semuanya tetap aman,” katanya.

=========================

SUMBER