Tahun Baru IMLEK 5.2.2019 08:00 18 Hari
January 2019
S M T W T F S
30 31 1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31 1 2

Sepanjang 2018 Pemkab Bangun Empat Pasar

Jum’at, 28 Desember 2018

Sungai Raya - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terus melakukan penyempurnaan penataan pasar rakyat secara bertahap. Bupati Kubu Raya Rusman Ali meresmikan Pasar Sejati Parit Baru di Kecamatan Sungai Raya, Kamis (27/12/2018). Pasar Sejati Parit Baru menjadi pasar ke-empat yang dibangun dan diresmikan di tahun 2018. Sebelumnya Pemerintah Kabupaten Kubu Raya telah membangun pasar rakyat di Desa Rasau Jaya 1, Teluk Pakedai, dan Kuala Dua.

“Pembangunan ini adalah realisasi dari misi ketiga Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, yakni menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi,” kata Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kubu Raya, Nora Sari Arani.

Nora menyebut keberadaan pasar rakyat masih sangat dibutuhkan masyarakat kendati pasar modern mulai menjamur. Menurut dia, meski keberadaan pasar modern semakin marak, konsumen pasar rakyat tidak akan pernah hilang.

“Untuk itu Pemerintah Kabupaten Kubu Raya pada tahun ini telah membangun empat unit pasar. Pasar Sejati Parit Baru ini adalah pasar yang dibangun pada tahun 2018 dan diresmikan di tahun yang sama pula,” ujarnya.

Nora menjelaskan Pasar Sejati Parit Baru memiliki 70 lapak dan 24 kios. Sebanyak 14 kios berada di dalam dan 10 kios berada di halaman. Adapun halaman pasar, menurutnya, kelak akan difokuskan untuk menampung pedagang kaki lima khususnya usaha mikro kecil menengah untuk pusat jajanan serba ada atau pujasera. Untuk pujasera, ia menyebut hingga kini telah terdaftar sebanyak 25 pedagang.

“Operasional pasar akan dimulai pada pukul 05.00-14.00. Dan pukul 16.00-22.00 dikhususkan untuk pujasera di mana Kabupaten Kubu Raya memang belum memiliki lahan untuk pusat jajanan rakyat. Nanti ini akan dijadikan sebagai wisata kuliner yang menyediakan makanan dan minuman khas Kubu Raya dan Kalbar pada umumnya,” terangnya.

Nora menuturkan Pasar Sejati Parit Baru dilengkapi dengan sejumlah sarana seperti tempat pembuangan sementara, penampungan air hujan, layar monitor harga, dan petugas pasar yang bertugas setiap hari. Ia mengungkapkan di tahun 2019, pemerintah daerah telah menganggarkan pengadaan prasarana dan sarana lanjutan seperti instalasi pembuangan air limbah, perbaikan drainase, pengadaan gerobak pujasera bagi pedagang, dan mesin anjungan tunai mandiri (ATM) yang bekerja sama dengan perbankan.

“Sesuai arahan bupati, setiap pasar nanti akan dikelola oleh UPT Pasar. Dan tahun ini peraturan bupati tentang pembentukan UPT tersebut akan diselesaikan,” sebutnya.

Mengenai upaya penataan pasar tradisional, Nora berharap DPRD Kabupaten Kubu Raya dapat memprioritaskan pembahasan peraturan daerah terkait hal itu pada tahun 2019 mendatang. Adapun untuk saat ini, Pasar Sejati Parit Baru telah dicanangkan sebagai pasar tertib ukur, pasar bebas bahan berbahaya, dan pasar bersih di mana setiap Jumat para pedagang melakukan gerakan Jumat bersih pedagang.

Bupati Kubu Raya Rusman Ali berharap para pedagang dapat segera menempati lapak dan kiosnya masing-masing. Menurut Rusman, secara bertahap pemerintah daerah akan terus memperhatikan dan melengkapi kebutuhan-kebutuhan pasar lainnya. Kepada para pedagang, ia meminta untuk menjaga kebersihan, ketertiban, keamanan, kekompakan, dan keakuratan timbangan.

“Seiring waktu insya Allah pasar ini akan ramai. Karena memang perlu disosialisasikan juga bahwa di sini sudah dibuka pasar sehingga nantinya masyarakat akan berbelanja ke sini,” ujarnya.

Kepada warga yang belum mendapat tempat berdagang, Rusman Ali meminta untuk bersabar. Ia menyatakan di tahun 2019 Pemerintah Kabupaten Kubu Raya akan kembali membangun pasar dengan jumlah lapak/kios mencapai 180 unit. Pasar akan dibangun di Desa Parit Baru Kecamatan Sungai Raya. Di atas lahan sumbangan perusahaan Bumi Raya Utama Group. Dengan anggaran pembangunan sebesar Rp 1,7 miliar.

“Insya Allah nanti dibangun. Jadi saya harap warga yang belum dapat kesempatan di sini untuk bersabar. Saya minta kepala dinas terkait memprioritaskan yang belum dapat ini. Dari sekarang bisa ditata dan didaftarkan dulu sehingga bisa tertampung,” pintanya.

Camat Sungai Raya Suhari berterima kasih kepada Pemerintah dan DPRD Kabupaten Kubu Raya atas realisasi pembangunan Pasar Rakyat Sejati Parit Baru. Suhari menyebut pemerintah daerah sangat komit untuk memberikan pasar yang terbaik kepada masyarakat. Tujuannya agar tidak ada lagi pedagang-pedagang yang berjualan di pinggir jalan.

“Pemerintah berupaya maksimal, inilah kemampuannya. Namun tidak semua bisa kita akomodir karena keterbatasan-keterbatasan yang ada. Pendataan lapak dari dinas tercatat sekitar 200 lebih, sedangkan yang tersedia baru 70 lapak dan 24 kios,” ungkapnya.

Suhari berharap Pasar Sejati Parit Baru dapat menjadi pasar modern, alih-alih pasar yang kumuh. Karena itu, ia berpesan kepada pengelola pasar untuk memperhatikan segala aspek yang berkaitan dengan keberadaan pasar. Termasuk kepada pedagang, Suhari meminta untuk segera menempati kios dan lapaknya.

“Jangan dibiarkan kosong. Nanti akan ada konsekuensinya dari pengurus pasar. Tolong dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Mudah-mudahan pasar ini menjadi solusi terbaik kepada pedagang kaki lima yang ada di Parit Baru dan sekitarnya,” harapnya.

Ucok Utomo, salah satu pedagang, mengaku bersyukur mendapat lapak di Pasar Sejati. Ia menilai kondisi pasar sangat bagus sehingga terasa nyaman untuk berdagang. Dirinya optimistis akan dapat meraih keuntungan meski di tempat yang baru.

“Senang sekali karena sudah dapat tempat yang bagus. Sekarang kita nyaman dan tenang berdagang. Terima kasih untuk Pemerintah Kabupaten kubu Raya yang peduli dengan rakyat kecil seperti kami,” ucapnya.

=========================

SUMBER