Hari Raya Natal 25.12.2018 08:00 5 Hari
December 2018
S M T W T F S
25 26 27 28 29 30 1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31 1 2 3 4 5

Sosialisasi Penyusunan Dokumen Rencana Kontijensi Penanggulangan KKM

Kamis, 1 Maret 2018

Sungai Raya - Kegiatan Sosialisasi Penyusunan Dokumen Rencana Kontijensi Penanggulangan KKM (Kedaruratan Kesehatan Masyarakat) Kabupaten Kubu Raya, dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, beserta para kepala OPD, kepala bidang, kepala seksi di dinas kesehatan beserta staf.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat dari Kecamatan Kuala Mandor B, Kec. Sungai Ambawang, Kec. Rasau, Kec. Kakap, Kec. Teluk Pakedai, serta Kec. Sungai Raya. Sosialisasi ini dilaksanakan di Hotel Dangau, Rabu (28/2).

Agenda pembangunan kesehatan Kubu Raya di tahun 2015-2019 adalah mewujudkan akses dan mutu pelayanan kesehatan yang makin mantap, hal tersebut berarti setiap orang berhak mendapatkan hal pelayanan kesehatan sesuai dengan kebutuhan, di tempat pelayanan terstandar, dilayani oleh tenaga kesehatan yang kompeten, serta menggunakan standar pelayanan dengan biaya terjangkau dan mendapatkan informasi yang akurat atas kebutuhan kesehatannya.

Pembangunan kesehatan merupakan upaya yang dilakukan oleh seluruh komponen masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar dapat terwujud peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya.

Saat ini di Kubu Raya, KLB (Kejadian Luar Biasa)  penyakit menular masih terjadi, antara lain campak, tetanus neonatorum, difteri, DBD, rabies dan masih beberapa kali ditemukan kasus keracunan makanan. Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, maka perlu disusun suatu dokumen rencana kontijensi (Contingency Plan) dalam upaya penanggulangan kedaruratan kesehatan masyarakat. Sehingga seluruh komponen masyarakat yang terlibat dalam KKM tersebut bisa berperan aktif dan ambil bagian dalam tugas dan fungsinya masing-masing.

Untuk itu kabupaten dan puskesmas perlu mengembangkan sistem yang mampu mendeteksi secara cepat suatu kejadian kesehatan masyarakat yang tidak lazim, karena kecepatan deteksi akan sangat menentukan waktu dan metode tindakan pengendalian yang tepat. Kegiatan deteksi dan respon kejadian di wilayah yang terintegrasi dan terkoordinasi dengan baik, akan mengurangi potensi dampak terhadap kesehatan dan mencegah kejadian tersebut menjadi kedaruratan kesehatan masyarakat (KKM) skala wilayah kabupaten, nasional bahkan internasional.

Puskesmas dan dinas kesehatan perlu melakukan inovasi dan mendorong peran serta masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat dan gerakan masyarakat (germas) guna mewujudkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi masyarakat Kubu Raya agar tercapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya di kuburaya.

Melalui kegiatan ini diharapkan Kubu Raya akan mempunyai dokumen Contingency Plan kedaruratan kesehatan masyarakat, sehingga akan terbentuk sistem dan mekanisme respon cepat dalam pencegahan kejadian menjadi KKM.

=========================

SUMBER