Hari Raya Natal 25.12.2017 08:00 6 Hari
December 2017
S M T W T F S
26 27 28 29 30 1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31 1 2 3 4 5 6

1.057 Guru Ngaji dan Petugas Fardhu Kifayah Dapatkan Insentif

 Rabu, 6 Desember 2017

Sungai Raya - Sejumlah program bantuan mengalir dari Pemerintah Kabupaten Kubu Raya kepada pihak-pihak yang turut berperan dalam kehidupan sosial masyarakat serta mencerdaskan dan menata moral generasi muda, di antaranya insentif kepada guru ngaji dan fardhu kifayah.

Untuk tahun ketiga ini, kembali dibagikan di tahapan kedua tahun 2017, kepada 1.057 orang yakni terdiri dari guru ngaji sebanyak 530 orang dan fardhu kifayah 527 orang.

Plt Sekda Kubu Raya Odang Prasetyo mengungkapkan program insentif tetap akan berjalan hingga akhir periode pemerintahan, dan diharapkan tetap bisa dilanjutkan oleh pemerintahan pada periode selanjutnya.

“Untuk saat ini insentif kepada guru ngaji dan fardhu kifayah total berjumlah 1.057 penerima. Insyallah 2018 sudah kita anggarkan dan sudah disetujui DPRD mudah-mudahan lebih dari angka saat ini tapi minimal sama,” ungkap Odang, Selasa (5/12).

Sehingga bagi nguru ngaji atau fardhu kifayah yang belum mendapatkan pada tahun ini, akan kembali mendapat peluang untuk dimasukkan, dengan melakukan evaluasi kembali baik dari syarat dan ketentuannya.

“Untuk saat ini yang belum mendapatkan kemungkinan ada peluang bisa tercover pada tahun 2018 namun melalui seleksi terlebih dahulu. Sebab, penyeleksian tetap kita lakukan karena ada beberapa diantaranya, khusus yang sekarang ini mungkin pindah lokasi nanti akan kita kurangi dan kita tambahkan bagi yang belum tercover sebelumnya, dalam rangka evaluasi kembali,” ungkapnya.

Sekda menerangkan untuk jumlahnya sendiri, insentif guru ngaji dan fardhu kifayah ini, perbulannya Rp 250 ribu per orang sehingga setahun totalnya mencapai Rp 3 juta per orang.

Semuanya sepakat dengan program ini, dan bisa terus berlanjut sampai seterusnya.

“Kita bagikan ini, tentunya agar bisa bermanfaatlah bagi penerimanya. Pemberian biasanya memang kita arahkan pada moment dimana pengeluaran memang cukup besar sehingga bisa bermanfaat secara maksimal,” katanya.

=========================

SUMBER