Hari Guru 25.11.2017 08:00 0 Hari
November 2017
S M T W T F S
29 30 31 1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 1 2

Cara Registrasi Ulang Kartu Prabayar Sesuai KTP dan KK

Jum’at, 3 November 2017

Sungai Raya - Peraturan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) No.12 tahun 2016 mewajibkan pengguna kartu ponsel prabayar untuk melakukan registrasi kartu prabayar baru atau registrasi ulang kartu prabayar buat pengguna lama kembali di terapkan, dengan sangsi pemblokiran kartu Sim buat pengguna yang tidak melakukan registrasi ulang kartu prabayar.

Mengacu pada Peraturan tersebut, mulai tanggal 31 Oktober 2017 pemerintah mewajibkan Anda sebagai pelanggan operator seluler prabayar baru dan lama untuk melakukan registrasi nomor kartu SIM untuk melakukan registrasi sesuai dengan data identitas yang tertera di Nomor Induk Kependudukan (NIK) KTP dan Nomor Kartu Keluarga (KK).

Registrasi ulang kartu prabayar ini tentunya bertujuan sebagai upaya pemerintah dalam mencegah penyalah gunaan nomor pelanggan untuk kriminalitas dan terorisme, sekaligus upaya memberikan perlindungan kepada konsumen dan hal-hal yang dapat merugikan konsumen.

Sanksi akan diterapkan secara bertahap buat pengguna yang belum melakukan registrasi ulang. Pada tahap awal, pemerintah akan melakukan pememblokir layanan panggilan telepon dan SMS bagi pelanggan pengguna kartu prabayar yang belum melakukan registrasi hingga 30 hari setelah batas akhir yang telah ditetapkan, Batas waktu registrasi ulang pelanggan kartu prabayar lama adalah 28 Februari 2018.

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menegaskan jaminan keamanan data yang diberikan pelanggan jasa telekomunikasi prabayar saat melakukan pendaftaran ulang.

"Mengenai keamanannya Pemerintah telah mengeluarkan peraturan pemerintah tentang Perlindungan Data Pribadi pada bulan Desember 2016. Ini dipastikan semua data akan aman,” tandasnya dalam wawancara dengan pekerja media usai Orasi Ilmiah dalam Dies Natalis ke-31 Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) Universitas Indonesia di Kampus UI, Depok, Jawa Barat, Selasa (31/10).

Menteri Kominfo mengingatkan arti penting registrasi ulang bagi pelanggan jasa telekomunikasi prabayar. “Saat ini, kita mewajibkan seluruh pelanggan prabayar untuk melakukan registrasi ulang. Mungkin sebelumnya pernah meregistrasi tetapi caranya tidak benar. Pelanggan yang baru sebelum mengaktifkan, harus registrasi," jelasnya.

Lebih lanjut, Menteri Rudiantara menjelaskan proses pendaftaran berlangsung mudah. "Registrasinya mudah, hanya dua menit yang dikirimkan untuk otorisasi, yaitu Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga (KK). Proses tidak lebih dari satu menit, akan tetapi nyamannya untuk selama kita menjadi pelanggan seluler demikian pun untuk nomor lama,” imbaunya.

Sementara itu. Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (Dirjen PPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika Ahmad M. Ramli menyampaikan sampai hari ini tercatat 30 juta pelanggan seluler yang telah mendaftarkan kartu prabayar. Hal itu ia sampaikan dalam Konferensi Pers tentang Registrasi Kartu Prabayar di Ruang Ukir Kementerian Kominfo, Jakarta, Rabu (1/11).

“Hingga Rabu, 01 November 2017 pukul 16.30 terdata sudah 30.201.602 SIM Card yang diregistrasi. Pesan kami, ikuti yang sudah registrasi. Ini dicontohkan dengan 30 juta tadi, sangat responsif dan antusias. Kami juga surprise,” katanya.

Dirjen PPI menegaskan agar masyarakat tidak khawatir akan simpang siurnya informasi yang beredar. “Tidak perlu adanya kekhawatiran tentang hoax, registrasi kartu prabayar ini dimaksudkan untuk memberikan kepastian, kenyamanan, keamanan kepada masyarakat. Tidak ada maksud lain kecuali itu,” tandasnya.

 

Cara registrasi ulang kartu prabayar

Ketik SMS : ULANG<spasi>NIK#NomorKK#
Kirim ke 4444
Contoh: ULANG 1234567890123456#1234567890123456# Kirim ke 4444

Beberapa provider juga menyediakan layanan registrasi ulang melalui situs resmi :

 

 

Kartu TELKOMSEL KLIK DISINI !

Kartu XL KLIK DISINI !

Kartu TRI KLIK DISINI !

 

 


=========================