Tahun Baru Islam 1439 H 21.9.2017 08:00 0 Hari
September 2017
S M T W T F S
27 28 29 30 31 1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30

Dukung Program Pojok Kependudukan Bagi Remaja

Rabu, 7 Juni 2017

Sungai Raya - Dalam rangka memberikan pengertian dan pemahaman mengenai pendidikan kependudukan kepada remaja khususnya bagi mereka yang sedang beranjak remaja agar memahami dan perduli akan kependudukan, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kalimantan Barat membuat pojok kependudukan bagi seluruh remaja yang ada di Kampung KB.

Dari 14 Kabupaten-Kota yang ada di Kalbar, 18 Kampung KB telah terbentuk dan semua akan memiliki Pojok Kependudukan. Seluruh Bupati dan Wakil Bupati di Kalbar memberikan dukungannya atas Pojok Kependudukan yang ada di Kampung KB. Salah satu dukungan diberikan oleh Bupati Kabupaten Kubu Raya, Rusman Ali atas Pojok Kependudukan yang merupakan salah satu program dalam Proyek Perubahan Kepala Perwakilan BkkbN Kalbar, Kusmana.

“Dukungan ini tentu kami berikan agar masyarakat terutama mereka yang ada di Kubu Raya mendapatkan keluarga yang berkualitas,” kata Bupati Raya saat ditemuai di ruang kerjanya, Senin (5/6). Menurut Rusman Ali, pemahaman terhadap kependudukan di Kampung KB yang ada di Kubu Raya akan menambah wawasan remaja akan arti penting perduli terhadap kependudukan. “Tentu kami akan mudah mendidik anak-anak sehingga mereka akan menjadi anak yang membanggakan bangsa dan negaranya,” jelasnya.

Hingga saat ini di Kubu Raya telah memiliki dua Kampung KB yaitu di Desa Mekar Sari dan Desa Limbung. “Untuk Kampung KB di Kubu Raya saat ini sudah 2 dan minggu ini akan menambah 3 Kampung KB yaitu di Desa Kakap, Desa Rasau Jaya dan Desa Kubu,” ujarnya.

Kepala Perwakilan BkkbN Kalbar, Kusmana menjelaskan Pojok Kependudukan sendiri berisi data kependudukan dan persoalan kependudukan sehingga remaja di seluruh Kalbar perduli akan masalah kependudukan. “Daya dukung dan daya tampung harus jadi pertimbangan dan mereka harus merencanakan menikah dengan memperhatikan jumlah anak serta jarak lahir,” jelasnya.

Selain itu upaya pendewasaan usia perkawainan serta kepedulan terhadap dampak dari jumlah penduduk juga akan diberikan pemahaman kepada para remaja di setiap Kampung KB yang ada.

“Harus seimbang dengan daya dukung dan daya tampung, contohnya jumlah sampah semakin banyak akibat penduduk yang juga semakin banyak,” jelas Kusmana.  Selain Rusman Ali, dukungan juga diberikan Bupati Kabupaten Sambas, Atbah Rohmin Suhaili, Wakil Bupati Kapuas Hulu Antonius L Ain Pamero, Wakil Bupati Sanggau Yohanes Ontot, Wakil Bupati Sintang Askiman.Sekda Kalbar, M Zeet Hamdi Assovie, Kepala Dinas seperti Kadis Pendidikan Alexius Akim dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Soemarno.

=========================

SUMBER