Hari Kesaktian Pancasila 1.10.2019 08:00 8 Hari

Angkasa Pura II Kucurkan Dana Kemitraan Tahap II

Jum’at, 29 Juni 2018

Sungai Raya - PT Angkasa Pura II Kantor Cabang Bandara Supadio pada hari Kamis (28/6)  kembali menyalurkan bantuan bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang berada di Kubu Raya, Kota Pontianak  dan sekitarnya melalui program kemitraan tahap II Tahun 2018.

Plt Executive General Manager Bandara Supadio, Bandang Dwisasono mengatakan pada penyaluran dana program kemitraan tahap II tahun 2018 ini pihaknya mengalokasikan anggaran senilai Rp409 juta bagi belasan mitra binaan Bandara Supadio.

Penyaluran dana bagi mitra binaan, kata Bandang, merupakan bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) Bandara Supadio atau sebagai salah satu tanggungjawab sosial pihak bandara terhadap lingkungan terutama di sekitar Bandara Supadio. “Dengan adanya penyaluran dana kemitraan dan berbagai program CSR lainnya ini, diharapkan bisa memberikan manfaat langsung bagi masyarakat terutama pelaku UMKM dalam mengembangkan usaha yang dijalankan. Dengan begitu secara tak langsung juga akan meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat,” ungkapnya.

Kendati memprioritaskan pelaku UMKM di sekitar bandara, namun kata Bandang pada dasarnya peluang untuk mendapatkan bantuan dana kemitraan ini juga terbuka bagi pelaku UMKM lainnya di Kalimantan Barat secara umum. Menurutnya, jika ada pelaku UMKM dari daerah lain di luar Kubu Raya dan Kota Pontianak yang ingin mengajukan untuk mendapatkan dana program kemitraan ini silahkan diajukan saja terlebih dahulu. “Nanti akan ada tim kami  yang turun untuk melakukan verifikasi ke lapangan. Kalau memang dinilai memenuhi kriteria dan layak tentunya  pelaku UMKM dari daerah lain juga berkesempatan mendapatkan bantuan dana melalui program kemitraan ini,” ujarnya.

Bandang menambahkan dengan bantuan CSR secara tak langung juga membuat semakin banyak masyarakat yang tahu dengan keberadaan dan lebih peduli untuk menjaga suasana keamanan dan ketertiban di sekitar Bandara Supadio.

Bandara Supadio merupakan salah satu pintu masuk orang luar ke Kalbar, karenanya dia berharap kepedulian semua pihak untuk sama-sama menjaga keamanan, kenyamanan, ketertiban di sekitar Bandara.

“Kalau suasana bandara sudah aman, nyaman, tertib dan menyenangkan maka akan membuat orang luar yang datang ke Kalbar semakin merasa nyaman, karena kesan pertama yang didapat saat menginjakkan kaki ke kalbar sudah sangat menyenangkan,” ujarnya.

Salah satu pelaku UMKM dari Desa Limbung, Alamsyah mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan dana melalui program kemitraan Bandara Supadio. “Alhamdulillah dengan adanya dana bergulir melalui dan program mitra binaan ini saya merasa terbantu untuk mengembangkan usaha yang digeluti sejak tahun 2012 lalu,” paparnya.

Alamsyah menceritakan saat awal memulai usaha dirinya masih menyewa tempat untuk menjalankan usaha yang digeluti, seiring berjalannya waktu dan mendapat  bantuan melalui dana kemitraan Bandara Supadio membuatnya bisa membeli tanah dan membangun tempat untuk mengembangkan usaha meubel.

“Saya  berharap semoga program kemitraan ini bisa terus dilakukan, sehingga akan semakin banyak pelaku UMKM  di Kubu Raya bisa terus tumbuh dengan begitu secara tak langsung tingkat perekonomian masyarakat juga bisa meningkat,” paparnya.

Hal senada juga dikatakan pelaku UMKM lainnya, Effendi yang mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan dana kemitraan Bandara Supadio. “Kalau mengajukan pinjaman pembiayaan dari lembaga keuangan dari luar tentu suku bunganya tinggi, namun melalui dana kemitraan ini bunganya rendah, makanya saya sangat terbantu,” kata Effendi.

Melihat masih cukup banyak pelaku UMKM yang membutuhkan bantuan pembiayaan, membuat Effendi pun berharap agar ke depan lebih banyak lagi jumlah pelaku UMKM penerima manfaat  dalam program kemitraan dari pihak Bandara Supadio.

=========================

SUMBER